5 Warga Sipil Tewas oleh Serangan Udara Rusia di Idlib
IDLIB (Jurnalislam.com) – Setidaknya lima warga sipil tewas dalam serangan serangan udara pasukan Rusia baru di zona de-eskalasi Idlib, Suriah pada Rabu (22/1/2020). Menurut kelompok pertahanan sipil Suriah, Anadolu melaporkan.
Observatorium pesawat oposisi Suriah mengatakan, Rusia menargetkan distrik Ma’arrat al-Numan, kota Kafr Rumah, desa Serce serta distrik Atarib di Aleppo.
Sementara jet Rusia melakukan serangan udara, pasukan rezim Assad menyerang desa-desa di Idlib selatan.
Kelompok pertahanan sipil The White Helmet mengumumkan bahwa empat warga sipil tewas akibat serangan udara dan satu orang tewas oleh tembakan artileri rezim.
Kelompok-kelompok itu mengatakan operasi pencarian dan penyelamatan masih berlanjut di wilayah itu dan dikhawatirkan jumlah kematian akan meningkat.
Sebelumnya, pada Selasa (21/1/2020), pesawat tempur Rusia melakukan serangan udara di zona de-eskalasi dan menewaskan 26 warga sipil.
Turki telah mendorong keras untuk gencatan senjata di Idlib setelah wilayah itu diserang selama berbulan-bulan oleh pasukan setia Bashar al-Assad dan sekutunya. Hal itu membuat 1 juta sipil melarikan diri ke perbatasan Turki.
Turki dan Rusia sepakat pada September 2018 untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.
Namun, Rusia dan Rezim terus melanggar zona itu dan telah membunuh lebih dari 1.300 warga sipil.
Sumber: Anadolu Agency

