Foto

Proyek Zionis dalam Mengubah Kota Suci Al Quds

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Saat ini terus terjadi upaya-upaya yahudisasi terhadap kota suci al-Quds, tujuannya adalah untuk menghapus keislaman dan kearaban kota suci al-Quds, memburamkan wajahnya yang bersinar. Hal itu dilakukan melalui rencana besar yang dipimpin oleh walikota penjajah Zionis di al-Quds, Neir Barakat, untuk melakukan perubahan-perubahan luas di gerbang utama kota suci al-Quds dari sisi barat, yang dengan rencana itu akan melemparkan tabiat historis kota suci al-Quds dan mengaburkan wajah asli kota suci yang berkarakter Arab dan Islam, pada bulan Agustus lalu Infopalestina merilis beberapa gambar proyek kota, yang rencana akan dibangun oleh zionis di kota Al Quds.

Rencana Zionis ini mengusung tema “Wajah Yerusalem – Kota Modern”. Rencana proyek ini dilaksanakan oleh perusahaan Perencanaan dan Arsitektur Zionis, yang membuat rencana menyeluruh dan rinci terhadap rencana tersebut.

Dari tiga perusahaan internasional, perusahaan Jerman menang dalam pembuatan desain dan perencanaan untuk pemandangan umum gerbang utama tersebut. Yaitu perusahaan “TOVOTK 1”.

Pemerintah kota Zionis di Yerusalem (al-Quds) bertekad untuk melakukan perubahan-perubahan mendasar secara luas di gerbang utama barat kota suci al-Quds dan dirubah menjadi gerbang besar yang luas, yaitu gerbang yang paling besar di negeri tersebut. Petak rencana menyeluruh ini berada di atas area 720 hektar. Di antaranya 211 hektar hanya untuk gerbang utama. Untuk pelaksanaan rencana ini secara keseluruhan menelan biaya 1,4 milyar shekel. Sedang biaya rencana gerbang utama yang 211 hektar sekirat 170 juta shekel.

Neir Barakat dalam pernyataan pers mengatakan, “Dalam tahun-tahun mendatang Yerusalem (al-Quds) akan berubah menjadi pusat bisnis yang maju dan paling modern di negeri ini, yang diselingi proyek-proyek teknologi.. sejarah istimewa bagi Yerusalem.”

Rencana tersebut mencakup pembuatan solusi mendasar bagi jaringan transportasi umum dan menyambungkan kawasan tersebut dengan jaringan kereta ringan dan kereta umum – yang menghubungkan antara kota Tel Aviv dan al-Quds – di samping renovasi dan pengembangan proyek “Nation Building”, pembuatan informasi dan petunjuk menyeluruh untuk pengembangan pemandangan alam, pembangunan proyek-proyek bangunan baru, pembangunan pusat-pusat bisnis besar, hotel-hotel dan gedung-gedung besar, kawasan industri yang beragam tujuan, di mana akan disediakan sekitar 40 ribu lapangan kerja baru. Sebagai ganti dari pendirian pusat-pusat hiburan dan budaya.

Berdasarkan rencana, akan difokuskan pada pemandangan umum gerbang baru kota suci di atas area sekitar 211 hektar. Yang bertujuan untuk menghubungkan wilayah-wilayah tersebut dan sekitarnya satu dengan yang lainnya. Sehingga menjadi semacam unit dan pemandangan umum yang menyatu, yang memudahkan transporasi antara wilayah tersebut bagi masyarakat umum, menjadi unit pelayanan dan perumahan yang konfrehensif di gerbang kota suci, yang terbubung dengan kawasan kampung pemerintahan – gedung-gedung pemerintahan dan parlemen Zionis – di barat al-Quds, yang berdekatan dengan gerbang barat kota suci al-Quds.

Rencana ini bertujuan untuk merger yang sesuai antara masa lalu dan sekarang dengan cara modern untuk kota suci yang memiliki sejarah sepanjang ratusan tahun, tanpa mengabaikan realitas kehidupan pada hari ini.

Dengan melihat secara luas pada desain awal rencana gerbang ini, nampak fokus pada wajah baru al-Quds setelah pendudukan kota suci tersebut, melalui bangunan-bangunan megah yang mengaburkan petunjuk-petunjuk umum di al-Quds dan mendudupi senjarah Islam dan Arab di kota tersebut.

 

Sumber: Infopalestina

Related Articles

Back to top button