Internasional

IS Diperkirakan Gunakan Senjata Kimia dalam Perang Mosul

IRAK (Jurnalislam.com) – Pasukan yang berperang melawan Islamic State (IS) di Mosul mengatakan mereka memperkirakan kelompok IS menggunakan senjata kimia mentah saat mencoba mempertahankan Mosul dari serangan.

Seorang pejabat mengatakan kepada Reuters, Rabu (19/10/2016), bahwa pasukan AS telah mengumpulkan sisa-sisa granat/mortir IS untuk diuji kandungan kimianya karena kelompok tersebut dikenal sering menggunakan gas mustard di masa lalu.

Para pejabat pasukan mengatakan dalam sebuah pernyataan sebelumnya yang tidak diungkapkan ke publik bahwa mereka telah mengkonfirmasi adanya kandungan sulfur mustard dalam munisi IS pada 5 Oktober.

Sementara itu, Jenderal Senior Irak Letjen Thalib Shaghati kepada wartawan di sebuah pangkalan militer pada hari Selasa mengatakan bahwa hingga 6.000 pasukan IS saat ini berada di dalam kota. Dia tidak mengatakan berapa banyak dari mereka yang merupakan warga negara asing.

Sumber mengatakan bahwa lembaga kemanusiaan menguatkan antara 100.000 hingga 400.000 warga sipilmengungsi dari pertempuran di Mosul dan berupaya menuju Suriah, wilayah administrasi Kurdi-Irak atau perbatasan dengan Turki.

Kerem Kinik, kepala organisasi Bulan Sabit Merah Turki, mengatakan kepada The Associated Press pada hari Rabu bahwa “aspek kemanusiaan” dari operasi Mosul belum dipikirkan dengan baik oleh pasukan koalisi.

 

Related Articles

Back to top button