Internasional

Biadab, Serangan Udara Rusia Kembali Bunuh 61 Warga Sipil Aleppo

ALEPPO (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 61 warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, tewas dan puluhan lainnya terluka pada hari Rabu (16/11/2016) dalam serangan berkelanjutan oleh pesawat tempur Rusia dan Suriah di lingkungan Aleppo timur yang terkepung, menurut seorang pejabat pertahanan sipil, lansir Anadolu Agency, Rabu.

Baybars Meshaal dari pertahanan sipil Aleppo mengatakan bahwa pemboman telah berlangsung sejak Selasa sore.

Meshaal mengatakan penembakan menargetkan lingkungan Salahuddin, Al-Ansari, Al-Sukkari, al-Firdaus, Al-Qatirgi, Al-Maysar, Al-Shaar, Al-Sakhur, dan Bab al-Nairab.

Sebuah sekolah di lingkungan Al-Shaar ditargetkan oleh serangan ini dan sejumlah anak-anak terluka, ia menambahkan.

“Tim-tim pertahanan sipil dan kru medis kesulitan untuk mencapai tempat-tempat yang ditargetkan karena penembakan intensif masih berlangsung dan menargetkan segala sesuatu yang bergerak,” tambahnya.

Dia mengatakan seorang paramedis tewas ketika sebuah granat mendarat di dekat ambulans saat mencoba mencapai tempat-tempat yang ditargetkan.

Selasa sore serangan udara sengit diluncurkan terhadap kawasan yang dikendalikan oleh mujahidin dan pejuang oposisi Suriah di Aleppo setelah sekitar tiga pekan suasana relatif tenang.

Suriah telah terkunci dalam perang global sejak awal 2011, ketika rezim Syiah Nushairiyah Assad menumpas unjuk rasa dengan keganasan militer tak terduga.

Sejak itu, ratusan ribu orang telah tewas – dan lebih dari 10 juta orang lainnya kehilangan tempat tinggal – di seluruh negeri yang babak belur akibat perang tersebut, menurut angka PBB.

Pusat Penelitian Kebijakan Suriah, sebuah LSM yang berbasis di Beirut, melaporkan total korban tewas akibat konflik lima tahun di Suriah berjumlah lebih dari 470.000.

Pada 30 September tahun lalu, Rusia meluncurkan operasi udara brutal di Suriah dengan tujuan menopang rezim pemimpin Suriah Bashar al-Assad.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button