Nasional

Acara Diskusi Ahok di DKM Masjid Sunda Kelapa Dipindah ke Cikini

JAKARTA (Jurnalislam.com) –DKM Masjid Sunda Kelapa pada Kamis (17/11/2016) menampik jika pihaknya menjadi tuan rumah acara Gerakan Eksponen HMI. Kepada JITU Islamic News Agency, pihak Masjid mengklarifikasi bahwa tidak ada acara apapun di Masjid Sunda Kelapa pada hari tersebut.

DKM Sunda Kelapa menambahkan, acara yang diberi tema “Kasus Ahok, Mungkinkah Jokowi di Impeachment” itu mencatut nama Masjid Agung Sunda Kelapa sebagai tempat acara.

Pihak Masjid mengatakan bahwa sebelumnya memang ada pihak HMI yang ingin meminjam tempat di Masjid tersebut, namun hanya secara lisan.

“Jadi gini HMI itu mau pakek tempat tapi baru lisan, sementara dari kebijakan pihak pengurus masjid Sunda Kelapa itu kalau organisasi yang mau menggunakan ruangan itu harus sepengatahuan dari pak Aksa Mahmud sebagai ketua Masjid Agung Sunda Kelapa,” tutur Heri, selaku Staf Masjid Agug Sunda Kelapa.

Karena tidak ada kelanjutan dari pihak HMI, pihak Masjid menganggap bahwa acara tersebut tidak ada.

“Semalam pihak HMI datang kepada kami saya sarankan seperti itu (izin pak Aksa Mahmud), tapi sampai sekarang itu tidak ada jawaban, jadi saya anggap hari ini tidak ada acara di masjid Agung Sunda Kelapa. Karena tidak ada konfirmasi kembali dari pihak HMI,” ungkapnya saat kami konfirmasi di gedung Fatahillah Masjid Sunda Kelapa, Kamis (17/11/16) siang.

Perizinan kepada Pak Aksa Mahmud selaku Ketua DKM Masjid Sunda Kelapa dikatakan memang sudah menjadi kebijakan dari Masjid.

“Karena itu sudah menjadi protap seperti itu, jadi kalau tidak ada secara tertulis buat pegangan kami buat di lapangan,” tuturnya.

Heri mengaku siap membantu siapapun jika ingin memakai ruangan yang ada di Masjid Agung Sunda kelapa jika mengikuti prosedur yang dibuat.

“Kami pada prinsipnya siap membantu kalau memang protap yang ditetapkan oleh pengurus itu ada,” pungkasnya.

Sebelumnya, beredar undangan di kalangan wartawan bahwa akan digelar acara diskusi tentang Ahok di Masjid Sunda Kelapa. Sejumlah nama tokoh seperti Rachmawati Soekarno Putri, Habieb Rizieq, Fuad Bawazier, Ridwan Saidi, Sri Bintang Pamungkas, Mulyadi P Tamsir, dan Bursa Zarnubi didaulat sebagai narasumber.

Informasi yang diterima JITU Islamic News Agency menyebutkan, acara tersebut tetap dilaksanakan namun tempatnya dipindah ke Warung Daun Cikini.

Reporter: Ali Muhtadin/JITUIslamicNewsAgency

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button