Internasional

4 Tentara Turki Terbukti Rencanakan Pembunuhan Erdogan

ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Buronan tentara Turki di Yunani terbukti memiliki hubungan dengan pasukan yang mencoba membunuh Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam kudeta gagal 15 Juli malam, menurut sumber pengadilan, lansir Anadolu Agency, Kamis (05/01/2017).

Biro Teror dan Kejahatan Terorganisir Kantor Kepala Kejaksaan Umum Istanbul (The Terror and Organized Crime Bureau of the Istanbul Chief Public Prosecutor’s Office) menemukan bahwa empat dari delapan tentara Turki yang melarikan diri ke Yunani beberapa jam setelah kudeta gagal tersebut melakukan percakapan telepon 15 Juli malam dengan dua calon pembunuh, kata sumber-sumber, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena pembatasan pada berbicara dengan media.

Otoritas Yunani telah diberitahu tentang link tersebut, kata biro.

Delapan tentara tiba di Yunani dengan helikopter Black Hawk yang dibajak.

Mereka semua telah meminta suaka di Yunani. Permintaan mereka pada awalnya ditolak oleh pengadilan Yunani, namun saat ini statusnya tidak lagi ditolak namun tertunda.

Pemerintah Turki telah berulang kali meminta ekstradisi delapan terduga komplotan kudeta tersebut, menjanjikan mereka akan mendapatkan pengadilan yang adil.

Presiden, yang sedang berlibur di provinsi Mugla barat daya di malam terjadinyakudeta, berangkat ke Istanbul setelah diberitahu tentang upaya kudeta dan lolos dari serangan bersenjata di hotel ia tinggal di Marmaris. Hotel dibom 15 menit setelah ia pergi.

Para tersangka mencoba membunuh Erdogan sesuai perintah Fetullah Gulen, pemimpin kelompok teroris Feto, menurut Turki.

Para tersangka dituduh berusaha membunuh presiden Turki, melanggar konstitusi, merusak persatuan dan kesatuan negara, dan menjadi anggota organisasi teror.

Turki menuduh Organisasi Teror Fetullah (Feto), dipimpin oleh Fetullah Gulen yang berbasis di AS, mengorganisir kudeta tersebut serta kampanye yang telah lama berjalan untuk menggulingkan negara melalui infiltrasi lembaga Turki, khususnya militer, polisi, dan pengadilan .

Kudeta dikalahkan dengan menewaskan 248 orang dan hampir 2.193 terluka.

Related Articles

Back to top button