Provinsi Ontario, Kanada, Kabulkan Mosi Anti Islamophobia

TRENTON (Jurnalislam.com) – Provinsi Ontario pada hari Kamis mengabulkan mosi anti-Islamophobia saat mosi menemui oposisi di tingkat pemerintah federal.
Mosi yang diajukan oleh Anggota Parlemen Provinsi dari partai Liberal Nathalie Des Rosiers tersebut menetapkan standar untuk “melawan segala bentuk kebencian, permusuhan, prasangka, rasisme dan intoleransi” dan mencela “tumbuhnya gelombang retorika dan sentimen anti-Muslim (Islam),” lansir Anadolu Agency, Jumat (24/02/2017).
Mosi ini juga mengutuk segala bentuk Islamophobia, Canadian Broadcasting Corporation (CBC) melaporkan.
Mosi ini penting karena lebih dari sepertiga populasi Kanada yaitu sejumlah 35 juta jiwa hidup di Ontario. Ontario juga memiliki jumlah Muslim-Kanada terbesar (146.000]. Toronto, ibukota provinsi Ontario, merupakan kota terbesar di negara itu. Ottawa , ibukota Kanada, juga berada di Ontario
Des Rosiers mengajukan mosi ini pada bulan Desember setelah sejumlah insiden anti-Islamofobia terjadi di daerah Ottawa-Vanier yang dia wakili di parlemen.
Insiden yang terjadi termasuk grafiti anti-Muslim dan wanita yang diludahi karena mengenakan jilbab – penutup aurat bagi wanita Muslim.
Enam orang ditembak mati di dalam Masjid Kota Quebec pada tanggal 29 Januari.
Jaksa Agung Muslim Ontario Yasir Naqvi mengatakan bahwa setelah pembunuhan, kantornya menerima telepon dari seorang pria Muslim yang bertanya apakah itu aman untuk mengirim anaknya ke sekolah, surat kabar Toronto Star melaporkan.
Dia mengatakan umat Islam di seluruh Kanada merasa sedih dengan terjadinya penembakan.
“Itu bukan masyarakat dimana kita hidup. Itu bukan masyarakat dimana kita sedang membangun,” katanya, menurut Star.
Tiga partai politik Ontario seluruhnya – Partai Liberal yang saat ini memimpin, Konservatif dan Demokrat Baru – dengan suara bulat mendukung mosi.
“Islamophobia adalah nyata, dan kita harus mengutuknya tanpa syarat,” kata pemimpin Partai Konservatif Ontario Patrick Brown.
Sementara itu, Partai Konservatif federal menentang mosi anti-Islamophobia karena mereka katakan tidak mendefinisikan Islamofobia dan bisa menghambat kebebasan berbicara.
Naqvi mengatakan ia “terganggu” oleh oposisi yang melawan mosi di Ottawa, CBC melaporkan.


