Orang Nomor Dua di IS dan 2 Komandan Lainnya Terbunuh di Perbatasan Suriah

IRAK (Jurnalislam.com) – Ayad al-Jumaili, yang diyakini sebagai pemimpin kedua kelompok Islamic State (IS) setelah Abu Bakr al-Baghdadi, telah tewas dalam serangan udara Irak dekat perbatasan Suriah, televisi pemerintah Irak melaporkan, lansir Aljazeera Ahad (2/4/2017).
Jumaili dan dua komandan lainnya dilaporkan tewas di wilayah al-Qaim di provinsi Anbar barat.
Brigadir jenderal Yahya Rasool dari Komando Operasi Gabungan Irak, mengutip intelijen militer, mengatakan bahwa direktur urusan administrasi IS Salem Mudafar al-Ajmi, juga tewas dalam serangan itu.
Berita ini muncul saat pemerintah Irak terus mendorong untuk membebaskan lebih banyak lagi daerah dari kontrol IS di Mosul.
Lebih dari 300 warga sipil telah tewas di Mosul barat sejak pasukan Irak dan koalisi pimpinan AS memulai serangan bulan lalu untuk mendorong IS keluar dari benteng terakhir mereka di Irak, PBB mengatakan, menambahkan bahwa jumlah korban bisa melebihi 400 jika pembunuhan baru tersebut diverifikasi.
“IS mengeksploitasi warga sipil untuk membentengi dirinya, dan jelas bahkan tidak cemas sama sekali karena dengan sengaja telah menempatkan mereka dalam bahaya,” kata Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Zeid Ra’ad al-Hussein dalam sebuah pernyataan.
“Strategi [IS ini] menggunakan anak-anak, pria dan wanita sebagai tameng untuk melindungi diri dari serangan adalah tindakan pengecut dan memalukan. Ini melanggar standar martabat dan moralitas manusia paling dasar,” lanjutnya.
Ratusan ribu lebih warga sipil masih terperangkap di dalam Mosul barat setelah pasukan koalisi Irak merebut kembali wilayah timur kota dari IS pada bulan Januari.
Wilayah barat Mosul lebih kecil dan lebih padat dibandingkan wilayah timur, yang berarti tahap pertempuran menimbulkan bahaya yang lebih besar bagi warga sipil.


