“Spider-Man saja mau membantu, masa pemerintah enggak?”
SERANG (Jurnalislam.com) – Pagi itu tidak seperti biasanya. Cuaca dingin namun suasana tetap hangat. Gemercik hujan menetes, sedikit demi sedikit membasahi suatu tempat berkumpulnya warga kota Serang.
Car Free Day atau CFD yang digelar di pusat Ibukota Provinsi Banten, Ahad (30/12/2018) ini dipenuhi oleh sejumlah komunitas, beraksi dalam Bakti Sosial untuk korban Tsunami Selat Sunda.
“Spider-Man datang, mari kita foto bersama, mari kita berdonasi,” ujar salah seorang ditengah-tengah Alun-alun Timur kota Serang.
Lantas saja, penulis datang dan menghampiri suara tersebut. Terlihat tiga orang berkostum Spider-Man lengkap bersama satu orang dengan sebuah Toa berkumpul di tengah-tengah warga yang sedang asyik mendengarkan aksi charity lain dari komunitas UIN Banten Beatbox.

“Kami dari komunitas Spider-verse Indonesia,” ujar Andika, perwakilan Spider-verse Indonesia Banten.
Gemercik hujan tipis mulai mereda, komunitas tokoh pahlawan Marvel sejak 2014 ini terlihat gagah dengan sebuah kotak kardus bertempelkan dua carik kertas yang sudah dilaminating. Secarik kertas bertuliskan nama Komunitas, seruan berfoto bersama, dan berdonasi dibawa memutari seisi Alun-alun.
“Om, anak saya mau foto bersama dong,” kata seorang Ibu yang menggendong anaknya untuk berfoto bersama, lalu menyisihkan sebagian uangnya kedalam kardus.
Andika menjelaskan tujuan aksi ini untuk menggalang bantuan kepada warga terdampak tsunami Selat Sunda.
“Rencananya juga kami ingin memakai kostum Spider-Man kesana saat menyerahkan bantuan, untuk menghibur juga,” jelasnya didampingi satu orang Spider-Man disampingnya.
Sementara itu, Komunitas Spider-verse Indonesia yang berada di berbagai wilayah, mulai dari Jakarta sebagai pusat sampai di Samarinda menggelar aksi yang sama.

Tujuannya mulia, untuk mengedukasi bahwa pahlawan itu ada dan semua dapat menjadi pahlawan dengan membantu sesama.
“Kita pingin ngasih tahu, Hero itu nyata, pahlawan itu ada diantara kita, kita juga bisa menjadi pahlawan. Caranya apa? Mungkin dari Spider-verse Indonesia sendiri dengan cara mengumpulkan dana untuk musibah,” papar pria bertopi biru ini.
“Yang saya ingin kasih tau, pahlawan itu ada di sekitar kita,” tambahnya semangat.
Ia menceritakan respon positif dari masyarakat. Pada aksi ketiga setelah pemberian donasi ke Dompet Dhuafa dilanjut Yatim Mandiri ini, 40 warga sejak pagi hingga jam 8.30 sudah datang untuk foto bersama sekaligus memasukan uang kedalam kotak kardus.
Dengan suara yang lembut, sedih, namun tetap tegar, dan semangat, Andika berharap kepada korban terdampak Tsunami Selat Sunda untuk tetap tabah dan bersabar menghadapi ujian dari Tuhan ini.
Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk membantu dalam bentuk apapun secara maksimal.
Kendati demikian, ia bersama komunitas Spider-verse Indonesia berharap kepada pemerintah untuk segera membantu dan memulihkan keadaan.
“Spider-Man saja mau membantu, masa pemerintah enggak?.”
“Spider-Man saja mau membantu, ada yang jauh-jauh dari Queens New York,” harapnya sambil diiringi candaan.




