Internasional

Iran Ajukan Proposal Perjanjian Damai Untuk Yaman

NEW YORK (Jurnalislam.com) – Iran mengusulkan proposal perjanjian damai berisi empat poin untuk Yaman pada hari Jumat  (17/04/2015) yang menyerukan segera diberlakukannya gencatan senjata dan pembentukan pemerintah persatuan.

Empat poin proposal itu adalah gencatan senjata, akses bantuan, kembalinya dialog politik dan pembentukan pemerintah persatuan.

Dalam surat yang dikirim kepada Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon, PM Iran Javad Zarif mendesak badan yang berbasis di New York itu "untuk terlibat lebih efektif dalam mengakhiri serangan udara yang tidak masuk akal," mengacu pada kampanye udara yang dipimpin Arab Saudi yang menghantam posisi Syiah Houthi di Yaman sejak 25 Maret.

Negara Yaman  telah berada dalam kekacauan sejak September lalu ketika pemberontak Syiah  Houthi yang didukung Syiah Iran merebut ibukota Sana'a dan memperluas ke bagian lain negara tersebut.

Perang  saat ini oleh beberapa Negara  terlihat sebagai proxy-war antara Arab Saudi yang mayoritas Sunni dan Iran adalah Syiah.

Surat Zarif kepada Sekjen PBB itu mengatakan bahwa kelompok teroris  (baca : jihadis) yang "memperoleh keuntungan berupa pijakan strategis di Yaman akibat serangan udara asing."

Rencana Iran ditujukan untuk pemulihan dialog nasional "yang dipimpin Yaman" antar seluruh faksi, dan mengatakan gencatan senjata akan menjamin akses kepada bantuan kemanusiaan bagi penduduk Yaman.

"Situasi kritis ini meningkat dan krisis kemanusiaan di Yaman mendekati dimensi bencana," isi surat Zarif itu.

"Pertempuran ini dapat menyebabkan bertambah memburuknya situasi yang awalnya sudah tegang akibat gangguan ekstremisme paling barbar dan serangan multi-cabang yang didukung asing," tambahnya.

PBB memperkirakan lebih dari 731 korban telah tewas di Yaman sejak 19 Maret.

Pada hari Kamis, Sekjen PBB juga menyerukan gencatan senjata segera untuk memberi akses bagi bantuan kemanusiaan demi menyelamatkan nyawa dan pemulihan perdamaian di negara itu.

Badan urusan kemanusiaan PBB, OCHA, hari Jumat (17/04/2015)mengimbau donor internasional untuk memberikan bantuan sebesar $ 274.000.000 bagi 7,5 juta warga Yaman – lebih dari 30 persen dari populasi – yang membutuhkan bantuan kemanusiaan mendesak.

Sebanyak  12  juta rakyat Yaman telah kekurangan makanan, dan setidaknya 150.000 telah mengungsi, menurut PBB.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurniscom

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button