Penjaga Perbatasan Saudi Tewas Ditembak dari Wilayah Yaman
ARAB SAUDI (Jurnalislam.com) – Seorang penjaga perbatasan Saudi tewas dan tujuh lainnya luka-luka ketika ditembaki dari seberang perbatasan di Yaman yang memukul rute patroli mereka di sepanjang perbatasan selatan kerajaan Saudi.
Serangan itu terjadi sekitar pukul 6:30 hari Sabtu (30/05/2015) ketika, menurut kementerian dalam negeri Saudi, serangan tembakan "dari seberang perbatasan dengan Yaman" mengenai penjaga perbatasan saat mereka berpatroli di kota Harth, daerah Jazan, Agence France-Presse melaporkan.
Wilayah Jazan selama ini menjadi sumber penembakan yang fatal.
Kementerian itu menambahkan bahwa kekuatan penjaga perbatasan "berurusan dengan situasi yang sesuai" saat bekerja sama dengan militer cabang lain.

Serangan terbaru ini berakibat jumlah personil militer Saudi dan warga sipil yang tewas menjadi 31 orang sejak awal koalisi Arab yang dipimpin Saudi berusaha memulihkan pemerintah Yaman yang sah, Presiden Hadi, yang berada di pengasingan.
Sementara itu, pesawat-pesawat tempur koalisi yang dipimpin Arab menghantam pangkalan militer pendukung pemberontak Houthi di ibukota Yaman, Sanaa, sejak Sabtu malam dan Ahad dini hari, kata warga.
Serangan tersebut menghantam sebuah pangkalan udara dekat bandara Sanaa dan instalasi militer yang menghadap kompleks istana presiden.
Koalisi telah menyerang pasukan Syiah Houthi yang didukung Iran dan sekutu mereka yang telah menguasai banyak wilayah negara itu.
Serangan Saudi dan sekutunya mengakibatkan pertempuran mematikan antara Syiah Houthi dan pasukan Saudi di sepanjang perbatasan selatan negara termasuk penembakan dari daerah pemukiman di provinsi perbatasan.
Di Yaman, pertempuran antara pasukan pro-dan anti-pemerintah yang telah berlangsung berminggu-minggu telah menyebabkan lebih dari 2.000 orang tewas dan lebih dari setengah juta orang kehilangan tempat tinggal menurut PBB.
Deddy | AFP | Alarabiya | Jurniscom


