Imarah Islam Afghanistan Rilis Foto Kamp Pelatihan “Pasukan Khusus” Taliban
PAKISTAN (Jurnalislam.com) – Akun profile Taliban memberitakan pelatihan "pasukan khusus" Taliban di sebuah kamp. Gerakan Taliban di Pakistan, yang telah bersumpah setia kepada amir Imarah Islam Afghanistan (Taliban Afghanistan), merujuk pasukan elit mereka sebagai "Kelompok Khusus Mujahidin". Cabang Taliban Pakistan juga telah menyebut Kelompok Khusus Mujahidin sebagai "Satuan Tugas Khusus."
Gambar-gambar menunjukkan puluhan calon mujahidin Taliban melakukan latihan fisik dan pelatihan senjata. Para anggota terlihat berlatih dengan pistol, senapan mesin berat, dan juga senjata anti-pesawat. Foto lainnya menunjukkan calon pejuang melatih segi teknis, atau truk pickup bersenjata.


Informasi lokasi kamp ini tidak diberi tahu, tapi tampaknya berada di daerah pegunungan. Bendera putih Taliban dapat terlihat berkibar di hampir setiap gambar. Foto tidak bertanggal, tetapi tampaknya relatif baru dan dipromosikan oleh jihadis dan pendukung jihad bahwa video-video tersebut memang baru. Gambar-gambar tersebut mungkin adalah bagian dari video Taliban yang belum dirilis.

Salah satu akun jihad mengaku bahwa kamp tersebut digunakan untuk melatih "serangan yang signifikan" dan "perebutan area yang luas." Pernyataan tersebut muncul hanya beberapa hari setelah Taliban menyerbu distrik Chardara dan Dasht-i-Archi di provinsi Kunduz Afghanistan utara.
Afiliasi Taliban seperti Al Qaeda, Gerakan Islam Uzbekistan (IMU), Harakat-ul-Mujahideen, dan Lashkar-e-Taiba juga dikenal menjalankan kamp di Afghanistan meskipun terdapat kehadiran pasukan koalisi. Di masa lalu, Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) yang telah dibubarkan, mengidentifikasi adanya "kamp istisyhad" di provinsi Sar-i-Pul dan Samangan.

Al Qaeda dikenal memiliki fasilitas pelatihan yang diselenggarakan di distrik utara Baghran di provinsi Helmand. Ratusan pejuang Taliban dan al Qaeda dirotasi melalui kamp Baghran, yang dijalankan oleh Tentara Bayangan, para pejabat AS mengatakan kepada The Long War Journal pada tahun 2009. Taliban dan al Qaeda masih melatih di distrik tersebut, Baghran masih dikontrol oleh Taliban. Shadow Army, atau Lashkar al Zil, adalah kekuatan paramiliter Al Qaeda yang erat beroperasi dengan Taliban dan kelompok-kelompok jihad di Afghanistan dan Pakistan.
Sampai akhir Agustus 2014, pemerintah AS mengatakan bahwa Harakat-ul-Mujahideen, al Qaeda dan Taliban yang berbasis di Pakistan, masih mengoperasikan fasilitas pelatihan di Afghanistan.
"HUM juga mengoperasikan kamp-kamp pelatihan di Afghanistan timur dan telah melakukan sejumlah operasi melawan pasukan India dan sasaran operasi di wilayah Kashmir," kata Departemen Luar Negeri AS dalam update untuk Organisasi Asing Harakat-ul-Mujahidin di Agustus 2014. The Long War Journal menegaskan bahwa kamp-kamp HUM di Afghanistan timur masih beroperasi. Jumlah dan lokasi tepat kamp-kamp tersebut tidak diungkapkan.
Selain itu, al Qaeda dan Lashkar-e-Taiba diketahui mengoperasikan beberapa kamp pelatihan di provinsi Kunar dan Nuristan di Afghanistan timur. Seorang komandan militer yang berjuang untuk Taliban sekaligus al Qaeda yang dikenal sebagai Qari Zia Rahman dikenal menjalankan kamp-kamp pelatihan yang digunakan untuk melatih perempuan juga anak-anak muda, untuk melakukan serangan terkoordinasi di kedua sisi perbatasan Afghanistan-Pakistan.
Deddy | The Long War Journal | Jurniscom

