220 Warga Filipina Masuk Islam di Arab Saudi
ARAB SAUDI (Jurnalislam.com) – Termotivasi oleh pesan indah Islam dan keunikan ajaran Islam, sekitar dua ratus dua puluh warga Filipina di Arab Saudi memutuskan memeluk Islam beberapa hari setelah acara berbagi buka puasa dengan Kantor Bimbingan Islam di Makkah, lansir On Islam Ahad (28/06/2015).
"Mereka hadir berbuka puasa dengan kami selama beberapa hari … kami kemudian memutuskan untuk mengundang mereka untuk masuk Islam dan mereka semua sepakat untuk memeluk agama Islam," direktur Kantor Sheikh Salim Al Maabadi kepada Sabq Daily.
Merupakan hal yang sangat umum bahwa individu dan perusahaan di seluruh Arab Saudi menawarkan buka puasa gratis (makan malam Ramadhan) untuk orang-orang yang berpuasa termasuk non-Muslim.
Tindakan kebaikan tersebut memotivasi beberapa tamu non-Muslim yang mengambil keputusan untuk masuk Islam.
Ramadhan adalah bulan paling suci dalam kalender Islam.
Di bulan Ramadhan, umat Islam dewasa, kecuali orang yang sakit dan sedang dalam perjalanan, menjauhkan diri dari makanan, minuman, dan rokok sejak fajar hingga matahari terbenam.
Muslim mendedikasikan waktu mereka selama bulan suci untuk menjadi lebih dekat kepada Allah melalui doa, menahan diri dan perbuatan baik.
Di seluruh dunia, Muslim menjalani Ramadhan dengan seperangkat ritual tradisional termasuk keluarga berkumpul saat buka puasa, pelajaran agama, sholat malam khusus dan membantu Muslim yang miskin, dan juga non Muslim.
Jumlah non Muslim yang memeluk Islam tahun ini di bulan Ramadhan meningkat.
Pekan lalu, dua puluh pekerja asing dari Filipina memeluk agama Islam di sebuah masjid Riyadh setelah jamaah menyelesaikan sholat tarawih.
Para ekspatriat tersebut, kebanyakan dari mereka berasal dari Filipina, seluruhnya bekerja di King Abdulaziz University Hospital di Riyadh.
April lalu, 600 pekerja Cina juga memeluk Islam, setelah diperkenalkan dengan ajaran Islam oleh ulama Islam di kota suci umat Islam, Makkah.
Berita itu menyusul laporan sebelumnya pada Januari lalu ketika 500 Muslim China masuk Islam setelah tersentuh oleh "kesederhanaan" pemakaman almarhum Raja Abdullah bin Abdul Aziz.
Deddy | OnIslam | Jurniscom




