Pertempuran Sengit Meletus di Pangkalan Militer Terbesar Yaman, Puluhan Milisi Houthi Tewas
YAMAN (Jurnalislam.com) – Kelompok yang setia kepada Presiden Yaman yang digulingkan, Abd-Rabbu Mansour Hadi, yang didukung oleh serangan udara pimpinan Saudi, berjuang melawan pasukan Syiah Houthi di pangkalan militer terbesar negara itu, Senin, 3 Agustus 2015 komandan pro-Hadi mengatakan.
Mereka merebut kembali pangkalan al-Anad yang akan membuka jalan utara ke kota Taiz, di mana milisi Syiah Houthi sekutu Iran telah terkepung dalam pertempuran dengan pejuang lokal yang berpihak kepada Hadi.
Kemenangan ini juga akan menandai keberhasilan lain yang signifikan bagi pihak loyalis Hadi setelah mereka mengusir milisi Syiah Houthi dari pelabuhan selatan Aden pada bulan Juli setelah bertahan berbulan-bulan.
Hadi tetap berada di Arab Saudi, di mana ia melarikan diri pada bulan Maret saat Houthi mulai memasuki lokasi perlindungannya di Aden. Houthi merbut kubu mereka di utara dan menguasai ibu kota Sanaa pada bulan September, dan Yaman memasuki pertarungan konflik lain.
Pejuang pro-Hadi menghubungi melalui telepon mengatakan bahwa pertempuran berat berlangsung pada hari Senin di sisi barat bandara militer di pangkalan al-Anad, yang meliputi area seluas 40 km persegi (15 mil persegi).
Sebuah stasiun televisi pro-Hadi mengatakan mereka telah menguasai bandara militer. Puluhan pasukan Houthi tewas dan ratusan lainnya melarikan diri, katanya.
Kantor berita Houthi, Saba, mengatakan serangan udara yang dipimpin Saudi telah berulang kali menyerang pangkalan militer tersebut.
Serangan terhadap al-Anad dimulai setelah armada baru, termasuk kendaraan lapis baja yang telah disediakan oleh Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, tiba untuk memperkuat pejuang yang telah mengepung basis Houthi berminggu-minggu.
Saksi mata mengatakan mereka melihat puluhan kendaraan lapis baja baru dalam dua barisan terpisah di pagi hari menuju al-Anad.
Deddy | World Bulletin | Jurniscom


