Internasional

Pengibaran Bendera Israel dan Ritual Talmud Yahudi di Al Aqsha Berhasil Dihadang

AL QUDS (Jurnalislam.com) – Pada hari Ahad pagi (09/08/2015) ekstrimis yahudi aliansi organisasi pembela Kuil Solomon dan warga yahudi lainnya merangsek masuk dan berusaha mengibarkan bendera Israel, mengakibatkan terjadinya ketegangan di masjid Al-Aqsha dan sekitarnya. Mereka dijaga diketat oleh polisi dan pasukan khusus Israel.

"Sekelompok pemukim Yahudi, dilindungi oleh polisi Israel, mengangkat bendera Israel di luar selatan Al-Silsila Gerbang Al-Aqsa," kata direktur Masjid Omar al-Qiswani kepada Anadolu Agency.

Dia mengatakan, sementara itu 35 ekstrimis Yahudi lainnya, telah memaksa masuk ke kompleks masjid melalui Gerbang Al-Mugharbeh.

"Salah satu dari mereka mencoba untuk melakukan ritual Talmud di dekat Kubah Masjid, tapi dihadang oleh perlawanan dari jamaah Muslim," tambah al-Qiswani.

Qpress menegaskan, serangan yahudi ke Al-Aqsha ini dihadang secara besar-besaran oleh jamaah shalat dan penjaga. Mereka mengejar warga yahudi dengan dibarengi suara takbir, tahlil, slogan-slogan membela Al-Aqsha. Sementara serangan warga Yahudi itu disertai dengan provokasi.

Di sekitar masjid Al-Aqsha, warga zionis Yahudi berusaha mengibarkan bendera-bendera Israel. Sementara jamaah yang berjaga menghadang mereka dengan suara takbir dan yel-yel membela Al-Aqsha sebagai tempat suci Islam.

Dua organisasi ekstrim Yahudi “kembali ke bukit kuil” dan “pelajar Yahudi untuk kuil” beberapa hari lalu menyerukan untuk menggelar longmarch bendera Israel ke gerbang-gerbang Masjid Al-Aqsha untuk mengganti kedaulatan Arab dengan kedaulatan Yahudi.

Akibat perlawanan ini, akhirnya warga Yahudi hanya bisa mengibarkan bendera Israel di luar masjid Al-Aqsha.

Sementara pasukan Israel menghentikan warga Palestina perempuan dan para pemuda lainnya untuk diperiksa dan ditahan kartu identitas mereka untuk masuk masjid Al-Aqsha.

Deddy | Anadolu Agency | Infopalestina | Jurniscom

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button