Pasukan Israel Lakukan 311 Pelanggaran Terhadap Media Selama 8 Bulan Terakhir
PALESTINA (Jurnalislam.com) – Pada kesempatan Hari Solidaritas Internasional dengan Wartawan Palestina, Sabtu (26/09), Pusat Palestina untuk Pembangunan dan Media Kebebasan (the Palestinian Center for Development and Media Freedoms/MADA) menyambut para wartawan yang melakukan pekerjaan mereka tanpa menghiraukan banyaknya tantangan dan hambatan, lansir Palestine News Network, Senin (29/09).
Direktur Jenderal MADA, Mr. Mousa Rimawi,mengatakan bahwa pelanggaran terhadap jurnalis dan media telah meningkat; MADA memantau 311 pelanggaran dalam periode Januari sampai akhir Agustus. Jumlah ini merupakan pertanda buruk mengenai status kebebasan media; yang mengalami pelanggaran paling berdarah dan terburuk tahun lalu; di mana 465 pelanggaran dipantau, termasuk pembunuhan 17 wartawan di Gaza selama agresi Israel di Jalur Gaza musim panas lalu.
Mr. Rimawi mengatakan bahwa MADA telah meluncurkan kampanye bulan ini di bawah slogan "Hentikan serangan terhadap wartawan" termasuk mengkampanyekan posting secara online dan radio. Kampanye ini melobi untuk menghentikan penyerang dan menyoroti pada berbahayanya pelanggaran, dan didukung oleh Open Society Foundation (OSF).
Dia menambahkan, "Pelanggaran oleh Israel adalah yang paling berbahaya, juga terlihat bahwa pelanggaran di Palestina meningkat dan sensor di media sosial berlangsung terus menerus; dimana wartawan dan blogger sedang diserang dan ditangkap karena tulisan-tulisan mereka di media sosial."
MADA menuntut solidaritas nyata dengan Wartawan Palestina untuk bekerjasama menghentikan serangan Israel terhadap mereka,
Deddy | PNN | Jurniscom


