MUI Prediksi Iran Akan Balas AS Soal Pembunuhan Jenderalnya
JAKARTA(Jurnalislam.com)—Majelis Ulama Indonesia mengatakan bahwa pembunuhan Jenderal Iran Qasem Soleimani dapat memicu malapetaka yang lebih besar di masa depan.
Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas mengatakan bahwa kemungkinan Iran tidak akan tinggal diam dan akan membalas Amerika, yang akan membuat keadaan dunia semakin gawat.
“Pembunuhan yang dilakukan secara terencana oleh pemerintah AS ini tentu jelas akan memantik ketegangan dan ancaman baru karena jelas pemerintah Iran sebagai negara yang berdaulat tidak akan tinggal diam dan akan melakukan pembalasan terhadap apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah AS,” kata Anwar Abbas, Ahad (5/1/2020) dalam keterangan yang diterima Jurnalislam.com.
Bisa jadi, kata Anwar Abbas, Ira dengan caranya sendiri yang mungkin saja tidak terperhitungkan kapan dan bagaimana bentuknya oleh AS dan negara lain akan membalas.
“Sehingga tidak mustahil hal demikian akan bisa menimbulkan bencana dan malapetaka yang jauh lebih besar lagi.
MUI, tambahnya, meminta Amerika dan negara-negara adikuasa lain untuk tidak melakukan cara-cara kekerasan dan cara-cara yang tidak beradab dalam menyelesaikan masalah.
“Karena cara tersebut akan bisa menimbulkan masalah baru yang lebih rumit sehingga selain tidak mudah untuk menyelesaikannya,” kata dia.
Cara itu, dinilai bisa juga akan menyeret dan merusak kehidupan rakyat dan masyarakat di negara lain karena naiknya harga minyak dunia dan terganggunya perdagangan internasional yang ada.



