Rusia, AS dan Saudi Belum Temukan Solusi Akhir Krisis di Suriah
RUSIA (Jurnalislam.com) – Moskow, Washington dan Riyadh "belum" menyetujui solusi akhir untuk krisis Suriah, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan pada hari Senin (12/10/2015). tetapi mengatakan ada kemajuan yang jelas dalam pembicaraan antar negara-negara yang terlibat dalam konflik di sana.
Pernyataan Lavrov itu muncul setelah Presiden Vladimir Putin pada hari Ahad (11/10/2015) bertemu dengan Deputi Putra Mahkota Arab Mohammed bin Salman di sela-sela Grand Prix Rusia di Sochi, Rusia.
Keduanya membahas Suriah dan langkah-langkah untuk membangun proses perdamaian di negara yang dilanda perang tersebut.
Sementara itu, Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu mengatakan pada hari Senin bahwa Ankara akan mengadakan pembicaraan dengan Rusia dan Iran untuk menemukan solusi politik di Suriah tetapi tidak akan mengambil sikap kebijakan luar negeri yang "melegitimasi rezim Suriah."
Davutoglu mengatakan dalam sebuah wawancara di NTV bahwa serangan udara Rusia di Idlib dan Aleppo di Suriah bisa menyebabkan lebih banyak lagi pengungsi yang masuk ke Turki.
Deddy | AFP | Reuters | Jurniscom
