Internasional

Qatar Akan Intervensi Militer ke Suriah

QATAR (Jurnalislam.com) – Menteri Luar Negeri Qatar Khaled al-Attiyah tidak mengesampingkan intervensi militer di Suriah oleh Qatar dan sekutunya dengan tujuan nyata menyelamatkan warga sipil dari agresi rezim Suriah Bashar al-Assad, World Bulletin melaporkan, Kamis (22/10/2015).

Dalam sebuah wawancara di CNN pada hari Rabu (21/10/2015), al-Attiyah mengatakan bahwa Qatar telah "mengetuk semua pintu untuk solusi damai" di Suriah yang dilanda perang.

Setidaknya 250.000 orang tewas sejak konflik Suriah dimulai pada tahun 2011, menurut angka PBB, dengan 7,6 juta pengungsi dan lebih dari empat juta lainnya telah melarikan diri ke negara-negara terdekat.

Menurut al-Attiyah, Dewan Keamanan PBB tidak berbuat cukup untuk membantu rakyat Suriah, sehingga mendorong Qatar, bersama dengan pihak yang digambarkan sebagai "teman" Suriah, turut memikul tanggung jawab.

Menteri Luar Negeri Qatar itu melanjutkan dengan mengatakan bahwa, sebenarnya Qatar lebih menyukai solusi politik untuk Suriah, tapi tetap akan melakukan apa pun yang mereka bisa – seperti berkoordinasi dengan sekutu Arab Saudi dan Turki – termasuk "intervensi militer" untuk menyelamatkan Suriah dari perpecahan.

Rusia, sekutu rezim Assad, mulai melaksanakan serangan udara di Suriah secara massif sejak 30 September.  Menurut Kremlin, serangan dilakukan dengan alasan untuk melemahkan kubu Islamic State (IS), namun pada kenyataannya koalisi mujahidin Suriah dan kelompok pejuang anti Assad yang sering menjadi target.

Turki dan beberapa negara Barat menuduh Rusia menargetkan kelompok oposisi moderat di Suriah yang menentang  rezim Assad, yang banyak mendapat dukungan dari Ankara dan Washington.

Deddy | World Bulletin | Jurniscom

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button