Rusia Bohongi Rakyatnya Melalui Siaran Media Secara Masif
RUSIA (Jurnalislam.com) – Pemerintah Rusia melakukan publikasi media besar-besaran ke arah pembentukan opini publik untuk mendukung serangan militernya di Suriah, lansir World Bulletin, Senin (02/11/2015).
"Ini adalah perang informasi dalam skala yang tak tertandingi," komentar analis Lithuania, Vitoldas Jancis di website Lithuania Tribune pada 30 Juli.
Tujuan pemerintah Rusia adalah untuk proyek pencitraan bahwa tentara Rusia mengejar perang berteknologi tinggi dengan akurasi besar dan tanpa menderita banyak kerugian, ahli kebijakan Julia Smirnova mencatat di koran Jerman Die Welt pada 18 Oktober 2015.
"Saluran berita menyebutnya sebagai perang virtual dan disiarkan secara teratur di layar televisi mereka. Tujuannya adalah untuk memenangkan oponi, ketakutan publik akan perang yang melingkupi sebagian besar masyarakat Rusia. Mereka masih ingat konflik mengerikan di Afghanistan dan Chechnya dan pengorbanan yang dilakukan di perang tersebut," kata Smirnova. Masyarakat tidak harus mengambil pandangan bahwa upaya di Suriah akan menjadi Afghanistan lain, ia menambahkan.
Pembentukan opini itu tampaknya bekerja, saat ahli mengatakan telah mengubah persepsi masyarakat terhadap konflik Suriah.
Menurut pusat jajak pendapat Levada yang berbasis di Moskow, persentase orang yang mendukung militer membantu pemerintah Suriah telah meningkat dari 14 persen menjadi 47 persen.
Deddy | World Bulletin | Jurniscom


