Iran Tidak Menganggap Milisi Komunis PYD Teroris
TEHERAN (Jurnalislam.com) – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Hossein Jabari Ansari menolak menyebut kelompok milisi komunis Suriah PYD sebagai sebuah organisasi teroris saat konferensi pers di Teheran, lansir World Bulletin, Selasa (23/02/2016).
PYD dan sayap bersenjatanya YPG, dipandang sebagai organisasi teroris oleh Turki dan dunia Internasional, yang mengatakan kelompok tersebut mendukung rezim Bashar al-Assad serta berada di belakang serangan bom mobil hari Rabu (17/02/2016) di Ankara yang menewaskan 28 orang dan melukai 61 lainnya.
Pada konferensi pers di ibukota Iran Teheran pada Senin, wartawan Anadolu Agency mengajukan pertanyaan: "Apakah Iran secara resmi menerima YPG sebagai organisasi teroris?".
Namun, bukannya memberikan jawaban atas pertanyaan PYD, juru bicara mengatakan: "Iran mengutuk tindakan teroris kejam seperti aksi teroris di Ankara".
Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu mengatakan hari Kamis bahwa serangan itu dilakukan bersama-sama oleh anggota YPG Suriah dan anggota PKK yang berbasis di Turki.
YPG adalah sayap bersenjata PYD yang mendapatkan dukungan dari AS merupakan cabang di Suriah dari kelompok teroris komunis PKK.
Deddy | World Bulletin | Jurnalislam


