Hamas Kutuk Keras Calon-calon Presiden Amerika
PALESTINA (Jurnalislam.com) – Gerakan Perlawanan Palestina (Hamas) mengutuk pernyataan-pernyatan yang keluar dari para kandidat presiden Amerika atas penghinaannya terhadap Islam, pengkultuasan Israel dengan mengorbankan hak-hak Palestina.
Seperti yang dilansir Infopalestina, bahwa juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri mengecam keras dalam statemennya hari Rabu (23/03/2016) bahwa persaingan sengit antara untuk mendukung Israel dan memusuhi bangsa Palestina merupakan aib riil dalam politik Amerika yang melecehkan bangsa Palestina dan bangsa Arab serta Islam.
Mereka berlomba untuk mendukung Israel dan memusuhi Islam serta bangsa Palestina.

Kandidat dari partai Republik, Donald Trump yang terkenal dengan anti Islamnya, menyebut dirinya sahabat Israel nomer satu dalam sebuah debat kandidat. “Tidak ada seorang pun yang paling loyal kepada Israel melebihi saya” tegas Trump.
Bahkan ia berniat memindahkan kedutaan Amerika dari Tel Aviv ke Jerusalem saat dirinya menang pemilu.
Sementara pesaingnya, berusaha menyerangnya dengan meragukan loyalitas Trump terhadap Israel. Senator Tedkruz menyatakan, “Soal Israel, Trump pernah bilang dirinya ingin tidak berpihak”.
Calon dari partai Republik, Marco Rubio mengatakan, bahwa Trump tahu politik yag akan dilakukan anti Israel.
Rubio menyebut Palestina sebagai teroris dan pembunuh. Dia sendiri mendapat dukungan dari lobi yahudi dalam pemilu kali ini.
Dari kubu partai Demokrat, Hillary Clinton berjanji akan membela Israel dan sering menyerang pesaingnya dengan menggunakan unsur Israel.
Senin lalu, Hillary mengatakan, Amerika tidak butuh presiden netral dalam hubungan dengan Israel. Menurutnya, keamanan Israel tidak bisa diragukan lagi.
Deddy | Infopalestina | Jurnalislam




