Palestina Kirim 19 Tim Penyelamat Gempa ke Ekuador, AS justru Tidak Mengirim
EKUADOR (Jurnalislam.com) – Amerika Latin melampaui kawasan manapun dalam mengirim bantuan kemanusiaan bersama dengan ahli penyelamatan ke Ekuador. Venezuela mengirim hampir sepertiga dari semua spesialis penyelamatan dan Palestina mengirimkan 19, sedangkan Amerika Serikat 0.
Seperti yang dilansir World Bulletin, Jumat (23/04/2016) Palestina adalah satu-satunya negara di luar Eropa dan Amerika Latin yang mengirim ahli penyelamatan ke Ekuador. Rusia mengirim 30 ton bantuan, dan China mengirim satelit dan sistem 911, rumah sakit mobile dan US $ 100.000 untuk Palang Merah Ekuador.
Amerika Latin mengirim total 702 penyelamat, bahkan Honduras, negara miskin yang sarat kekerasan juga mengirim tim penyelamat. Kuba juga mengirimkan bantuan, demikian juga Meksiko, diikuti oleh sayap kiri Bolivia.
Eropa juga mengirimkan hampir 200 penyelamat, bersama-sama dengan Perancis dan Spanyol.
Meskipun Presiden AS Barack Obama mengatakan kepada Presiden Ekuador Rafael Correa bahwa ia akan melakukan segala hal untuk membantu, namun daftar paling up-to-date Selasa malam tidak mencatat masuknya penyelamat dari Amerika Serikat.
Namun USAID berdalih akan berkoordinasi dengan tim bencana PBB dan mengirim US $ 100.000 untuk "persediaan kritis."
Correa pada hari Selasa mengatakan bahwa Amerika Selatan harus memiliki Sekretaris Bencana Alam sendiri, karena tidak ada satu negara pun bisa memiliki sumber daya yang cukup untuk memobilisasi keadaan darurat berskala besar tersebut.
Ekuador adalah salah satu negara terkecil di benua, dengan populasi hampir di atas 16 juta.
Ekuador hanya bisa mengirim 18 tim penyelamat terlatih menuju daerah yang terkena bencana, dibandingkan dengan Venezuela yang mengirimkan 212 penyelamat. Brasil, negara terbesar di Amerika Selatan, tidak mengirim petugas penyelamat, dan Argentina, negara terbesar kedua, mengirim 5.
Deddy | World Bulletin | Jurnalislam



