Internasional

AS Kirim 250 lebih Pasukan Khusus ke Suriah

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Presiden AS Barack Obama pada hari Senin (25/04/2016) menetapkan untuk mengumumkan rencana mengirim hingga lebih dari 250 pasukan khusus ke Suriah, meningkatkan bantuan militer bagi pemberontak (oposisi dukungan AS) saat gencatan senjata terputus-putus, lansir World Bulletin, Senin.

Obama berada di Jerman untuk melakukan pembicaraan dengan Kanselir Angela Merkel, dan keduanya akan bergabung kemudian dengan para pemimpin Inggris, Prancis dan Italia dalam pertemuan yang diharapkan fokus pada memerangi kelompok jihadis.

Pada hari Ahad Obama telah menekan semua pihak dalam konflik Suriah, termasuk sekutu rezim, Rusia, untuk kembali ke meja perundingan dan "mengembalikan" gencatan senjata yang ditengahi internasional.

"Saya berbicara dengan Presiden Vladimir Putin awal pekan lalu untuk mencoba memastikan bahwa kita bisa mengembalikan penghentian pertempuran," kata Obama dalam konferensi pers di kota utara Hanover.

Itu adalah indikasi yang paling jelas bahwa Gedung Putih percaya gencatan senjata hancur saat rezim Suriah melakukan pemboman di wilayah yang dikendalikan pejuang Suriah hingga menghilangkan 26 nyawa warga sipil pada hari Ahad.

Delapan minggu  gencatan senjata berlangsung antara rezim Presiden Bashar al-Assad dan oposisi moderat (oposisi non-jihad), pertempuran telah meningkat di sekitar Aleppo, dengan puluhan tewas pada kedua belah pihak oleh serangan udara rezim Syiah Nushairiyah Assad dan pejuang Suriah anti Assad.

Lonjakan pertempuran dan perundingan damai yang macet di Jenewa telah meredupkan harapan bahwa gencatan senjata akan meletakkan dasar untuk akhirnya menyelesaikan konflik lima tahun yang menghancurkan Suriah.

Gedung Putih telah menyatakan bahwa gencatan senjata, walaupun tidak sempurna, akan mengejar dan merupakan satu-satunya jalan keluar bagi perang brutal, yang telah memicu krisis pengungsi utama di wilayah sekitar dan Eropa.

Tapi sikapnya ini membawa Washington dan sekutunya ke lebih banyak konflik dengan kelompok pemberontak di darat, yang terus menerima serangan rezim.

Penasihat Deputi Keamanan Nasional Ben Rhodes mengatakan Obama pada hari Senin akan mengumumkan keputusannya untuk menerjunkan 250 pasukan khusus lain ke Suriah.

"Ini membuat jumlah pasukan khusus AS menjadi sekitar 300," katanya.

Tentara AS di Suriah diberi mandat untuk memberikan nasihat dan membantu pemberontak Suriah (pasukan oposisi dukungan AS dan pasukan oposisi buatan AS).

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button