Operasi Omari: 2 Basis Militer, 3 Pos Strategis dan Sejumlah Besar Persenjataan Musuh Direbut

SANGIN (Jurnalislam.com) – Para pejabat melaporkan dari distrik Sangin mengatakan bahwa hari Rabu (11/05/2016), pasukan bayaran melarikan diri dan meninggalkan basis militer terbesar dan strategis yang terletak di gurun daerah Kangyano Manda, lansir Al Emarah News, Rabu.
Basis tersebut berada di bawah pengepungan Mujahidin dalam waktu lama dan menerima bantuan melalui udara.
Musuh melarikan diri melalui sebuah konvoi besar yang terlibat dengan Mujahidin di daerah Baba Faqir. 2 APC hancur dengan tembakan RPG, menyebabkan musuh menderita kerugian mematikan
APC ketiga hancur dengan tembakan roket sedangkan APC keempat luluh lantak oleh IED di daerah Sadal Karez, menyebabkan musuh menderita kerugian lebih banyak dan memaksa mereka mengevakuasi korban melalui helikopter.
Sebuah wilayah besar kini telah jatuh di bawah kendali Mujahidin dan peralatan militer yang tertinggal di lokasi juga disita.
Laporan yang datang dari provinsi Uruzgan juga mengatakan bahwa tentara bayaran pengecut lari menuju pusat kabupaten Dehrawod dan meninggalkan basis yang paling strategis dan 2 pos pemeriksaan yang terletak di daerah Segzi.
Basis dan pos pemeriksaan berada di bawah pengepungan ketat dan serangan konstan oleh Mujahidin selama 10 bulan terakhir.
Mujahidin merebut APC dan 15 kontainer peralatan lainnya ditinggalkan oleh pasukan musuh.
Dengan mundurnya musuh, area yang luas kini telah jatuh di bawah kendali Mujahidin dan mereka bisa bergerak dengan mudah di semua jalan dengan semua peralatan berat dan ringan mereka.
Pusat kabupaten Dehrawod juga telah dikepung selama 3 bulan terakhir dan semua jalan tertutup.
Kemudian di Nimroz sebuah pos pemeriksaan musuh strategis yang terletak di daerah Gulmandi distrik Khashrod diserbu dalam serangan satu jam pada pukul 03:00 Rabu pagi, memaksa musuh melarikan diri dan meninggalkan 4 mayat.
Para pejabat mengatakan bahwa senapan mesin AS, senapan mesin PKM, senapan serbu, amunisi RPG, granat tangan, ponsel, seragam militer, helm anti peluru dan sejumlah besar amunisi dan peralatan perang lainnya disita.

Deddy | Alemarah | Jurnalislam

