Islamophobia

Jaksa Jerman Selidiki Pemimpin Gerakan Anti Islam

JERMAN (Jurnalislam.com) – Jaksa Jerman membuka penyelidikan terhadap pemimpin gerakan anti-Islam PEGIDA pada hari Rabu (21/01/2015) karena menghasut kebencian setelah sebuah surat kabar menerbitkan fotonya yang berdandan seperti Hitler dan melaporkan bahwa ia menggambarkan para pengungsi sebagai 'binatang' dan 'sampah masyarakat.'

'Patriotik Eropa Menentang Islamisasi Barat' (PEGIDA) telah memaksa masuk ke dalam agenda politik dengan slogan-slogan anti-imigran yang telah menarik puluhan ribu orang melakukan unjuk rasa rutin di Dresden.

Sebuah pawai yang diselenggarakan oleh pendahulu gerakan PEGIDA yaitu LEGIDA berlangsung pada Rabu malam di Leipzig setelah polisi melarang pawai PEGIDA di Dresden yang direncanakan berlangsung hari Senin. Polisi juga melarang demonstrasi kontra PEGIDA, karena ada ancaman serangan.

Saat ini, salah satu pendiri PEGIDA, Lutz Bachmann, 41 tahun, sedang menghadapi investigasi kriminal. Ia dihukum pidana atas pencurian tapi membantah tuduhan bahwa dia rasis atau anti-Muslim.

"Proses awal telah dibuka. Kecurigaan akan menghasut kebencian populer," kata juru bicara jaksa negara di Dresden kepada Reuters, dan menambahkan bahwa foto pose Hitler dan komentar lain yang dikaitkan dengan Bachmann telah mendorong penyelidikan.

Media harian Bild mencetak foto Bachmann dengan gaya kumis dan rambut Hitler di halaman depan. Majalah ini juga mengutip perkataannya bahwa foto tersebut dibuat sebagai lelucon, dipicu oleh sebuah buku satir terbaru tentang Hitler berjudul "Er ist wieder da" ("Lihat Siapa Yang Kembali").

Surat kabar The Dresdner Morgenpost juga mengutip pesan Facebook Bachmann yang mengatakan bahwa para pencari suaka bertindak seperti "sampah masyarakat" di kantor kesejahteraan dan bahwa diperlukan keamanan ekstra "untuk melindungi karyawan dari hewan-hewan (maksudnya adalah para pengungsi)".

Gambar Hitler menyebabkan protes di negara yang masih berusaha untuk berdamai dengan masa lalu Nazi-nya.

Wakil Kanselir Sigmar Gabriel, seorang Demokrat Sosial, mengatakan wajah asli PEGIDA telah terbuka/terlihat.

"Siapapun yang memakai kedok Hitler adalah seorang yang idiot atau anggota Nazi. Orang harus berpikir secara hati-hati setelah kejadian seperti ini," katanya kepada Bild.

Dalam sebuah wawancara dengan Reuters pekan lalu, Bachmann mencoba meralat komentar cabul yang dibuat pada tahun 2013, yang disita oleh media Jerman, bahwa "eco-teroris" Greens, mantan pemimpin partai yang pertama dan terpenting, Claudia Roth, harus "dieksekusi".

"Saya adalah orang yang impulsif. Itu adalah tindakan bodoh. Saya tidak pernah bermaksud seperti itu. Tapi saya masih berpikir bahwa Frau (Claudia) Roth tidak tertahankan bagi orang-orang Jerman," katanya. "Pada saat itu saya salah. Saya menyesal saya tidak melawan perilaku impulsif (spontan, apa adanya) saya."

 

Deddy | World Bulletin | Jurniscom

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button