Demonstran Anti Islam dan Anti Rasis Bentrok di Australia
AUSTRALIA (Jurnalislam.com) – Ratusan polisi dikerahkan di Australia Barat pada haei Sabtu (18/07/2015) untuk membubarkan protes penuh kekerasan di dekat Gedung Parlemen di Melbourne setelah demonstran dari kelompok sayap kanan anti-Islam berhadapan melawan kelompok anti-rasisme.
Demonstrasi yang pertama diselenggarakan oleh "Reclaim Australia" di seantero Australia akhir pekan ini, dengan terus-menerus mempermasalahkan tentang burqa, "ekstremisme Islam" dan "ketakutan bahwa hukum syariah semakin meningkat."
Koran lokal The Age melaporkan bahwa sekelompok sekitar 100 orang baru saja memulai pawai pada pukul 11.00 (GMT0200) ketika kelompok counter-demonstran berusaha menembus garis polisi.
Polisi berkuda memanfaatkan semprotan merica dan ratusan petugas berseragam untuk mengendalikan protes.
Mike Holt, kepala afiliasi "Reclaim Australia" yaitu "Restore Australia" mengatakan bahwa banyak orang yang protes menentang "pertumbuhan Islamisasi di Australia".
"Ini adalah kesempatan untuk memberitahu orang-orang bahwa ada cara yang berbeda … ini adalah tentang menjaga Australia tetap sebagai Australia," dilaporkan The Age.
Sekitar 60 pendukung kelompok garis keras sayap kanan " United Patriots Front " juga bergabung pada pawai Sabtu kemarin.
Pada hari Ahad, Reclaim Australia juga berencana melakukan unjuk rasa di Sydney, Newcastle, Brisbane, Perth, Hobart dan pusat-pusat regional lainnya.
Deddy | World Bulletin | Jurniscom


