Pelajar Lumajang Kecam Penghancuran Rumah Bung Tomo
LUMAJANG (Jurnalislam.com) – Mengenakan pakaian pejuang, sejumlah pelajar yang tergabung dalam Study Club Sejarah Lumajang mengecam aksi penghancuran markas Radio Perjuangan Bung Tomo yang terletak di Surabaya atau yang lebih dikenal dengan Rumah Bung Tomo, Senin (16/5/2016). Para pelajar Lumajang bergabung bersama sejumlah LSM yang ada di Lumajang melakukan aksi turun ke jalan di pertigaan Tugu Adipura Lumajang.
Dalam orasinya, salah satu siswa menyesalkan penghancuran Rumah Bung Tomo karena keberadaan rumah tersebut merupakan bagian dari sejarah jihad umat Islam melawan kezaliman bangsa kafir.
“Bagaimana kami bisa tahu tentang sejarah perjuangan 10 Nopember jika bukti sejarahnya saja sudah lenyap,” ujar Dandy Setyawan, pelajar kelas XI salah satu SMA di Lumajang.
Selain para pelajar, Mansur Hidayat, Ketua LSM dan pegiat sejarah di Lumajang mengatakan perobohan markas siaran Radio Perjuangan Bung Tomo sangat menyesakan dada bangsa Indonesia. Perobohan yang awalnya berkedok renovasi, namun pada kenyataanya adalah penghancuran bangunan sejarah yang telah dilindungi hokum itu.
”Ini juga merupakan bentuk penghancuran, penghinaan dan bahkan penistaan terhadap nilai-nilai perjuangan yang selama ini kita hormati dan kita junjung tinggi yang salah satu perwujudannya adalah hari Pahlawan,” pungkasnya.
Kontributor: Budi | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam



