Internasional

AS Tolak Usulan Rusia dalam Serangan Udara Gabungan ke Basis Mujahidin Suriah

SURIAH (Jurnalislam.com) – Amerika Serikat menolak proposal Rusia untuk melaksanakan serangan udara gabungan terhadap faksi-faksi jihad di Suriah, Aljazeera melaporkan, Jumat (20/05/2016).

"Kami tidak bekerja sama atau berkoordinasi dengan Rusia pada setiap operasi di Suriah," kata juru bicara Pentagon Kapten Angkatan Laut Jeff Davis kepada wartawan, Jumat, menjelaskan bahwa Washington dan Moskow memiliki tujuan militer yang terpisah.

AS dan Rusia telah melakukan operasi pemboman terpisah di Suriah, di mana perang global lima tahun tersebut telah mengadu kelompok pejuang bersenjata terhadap pasukan rezim yang setia kepada Bashar al-Assad.

"Operasi Rusia mendukung dan mempertahankan rezim Assad”, kata Davis.

Sebelumnya pada hari Jumat, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu menyarankan kedua negara melancarkan serangan bersama terhadap Jabhah Nusrah dan kelompok jihad lainnya yang tidak tercantum dalam gencatan senjata parsial yang disponsori Moskow dan Washington pada bulan Februari.

Dia juga mengusulkan agar serangan bersama dilakukan terhadap "konvoi berisi senjata dan amunisi, unit bersenjata ilegal yang melintasi perbatasan Suriah-Turki".

Davis mengatakan Rusia tidak membuat proposal resmi ke Amerika Serikat. "Saya hanya melihat laporan pers sama seperti yang Anda lihat – bukan proposal resmi yang disampaikan kepada kami," katanya kepada wartawan.

Konflik Suriah dimulai saat terjadi unjuk rasa yang sebagian besar tak bersenjata di bulan Maret 2011, tapi dengan cepat berubah menjadi perang global yang telah menyebabkan jutaan pengungsi dan ratusan ribu orang tewas setelah rezim membantai aksi protes dengan keganasan militer yang tidak terduga.

Staffan de Mistura, utusan khusus PBB untuk Suriah, baru-baru ini memperkirakan bahwa 400.000 telah tewas sepanjang lima tahun pertumpahan darah di Suriah.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button