BeritaHeadline NewsNasional

Melanggar Aturan Pendirian Bangunan, Ulama Dan Tokoh Jagakarsa Datangi Paroki

Ulama dan Tokoh Jagakarsa Datangi Sampaikan Penolakan Ke Paroki
Ulama dan Tokoh Jagakarsa Sampaikan Penolakan Pendirian Rumah Pasturan Ke Paroki

JAKARTA (Jurnalislam)- Kekeh mendirikan rumah pasturan yang berdiri diatas tanah yang berstatus quo, Ulama dan tokoh masyarakat yang didampingi Camat Jagakarsa mendatangi Paroki Ratu Rosari yang beralamat di Jalan Sirsak Jagakarsa Jakarta Selatan, Kamis (11/08/2016).

Ditemui Romo Tarno, KH Sulaiman Rohimin yang menjadi juru bicara menyampaikan penolakan 5880 warga Kelurahan Jagakarsa terhadap kegiatan pembangunan apapun di kawasan Pasturan.

“Warga sudah harga mati tidak mau ada lagi ada pembangunan diwilayah Paroki ini apapun bentuknya warga tetap menolak bangunan yang akan dibangun disini,” tegas Kyai Sulaiman.

Larangan pendirian bangunan apapun bentuknya di tanah Paroki ini menurut Kyai Sulaiman sudah ada sejak Jakarta dipimpin oleh Gubernur Joko Widodo tahun 2012.

“pembangunan disini menyalahi aturan yang ada sejak tahun 2012, apapun pembangunan itu sudah ditolak sejak jamannya Jokowi jadi Gubernur dan dia mengatakan “habisin dan jangan dibangun apapun disitu,” ujar Ketua MUI Jagakarsa.

Dalam diskusinya Kyai Sulaim menolak jika kedatangannya bersama tokoh Jagakarsa karna faktor kebencian dan tidak toleransi terhadap agama lain. Karna menurutnya sudah ada lahan yang representative untuk dibangun rumah ibadah dan kegiatan keagamaan diwilayah Desa Putra Jagakarsa.

“Jangan kata dua lantai, lebih dari itu juga silahkan. Karna lahan tersebut sudah ada sejak jaman Belanda sudah ada disitu dan kita gak pernah ganggu. Jangan lagi membuat hal-hal yang membuat konflik,” tukasnya.

Reporter: Irfan Yusuf | Jurnal Islam

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button