Serangan Udara Rezim Assad untuk Pertama kalinya Gempur Posisi Milisi Kurdi-YPG


SURIAH (Jurnalislam.com) – Pesawat-pesawat tempur rezim Nushairiyah Suriah telah membom daerah Kurdi di kota timur laut Hasakah untuk pertama kalinya dalam perang global lima tahun, kelompok monitoring melaporkan, lansir Aljazeera kamis (18/08/2016).
Milisi Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), cabang ektremis PKK di Suriah, sekutu utama AS dalam perang melawan kelompok Islamic State (IS), mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka “tidak akan diam” atas tindakan agresi tersebut.
Juru bicara YPG Redur Xelil mengatakan serangan udara tersebut menghantam distrik Hasakah dan posisi pasukan keamanan Kurdi yang dikenal sebagai Asayish.
“Ada yang tewas dan terluka,” katanya kepada kantor berita Reuters.
Pasukan pemerintah juga membombardir distrik Hasakah dengan artileri, dan ada bentrokan sengit di kota, yang sebagian besar dikuasai oleh kelompok Kurdi.
“Setiap tangan yang terciprat dengan darah orang-orang kami akan dimintai pertanggungjawabannya melalui semua sarana yang ada dan tersedia,” kata YPG dalam sebuah pernyataan.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (the Syrian Observatory for Human Rights-SOHR) yang berbasis di Inggris, yang memantau perang menggunakan jaringan aktivis, mengatakan pesawat-pesawat tempur rezim Assad telah menargetkan posisi pasukan k Kurdi di barat laut dan timur laut Hasakah.
Ia mengatakan pertempuran juga terjadi di sejumlah tempat di sekitar kota.
Rezim Suriah, yang secara rutin menggunakan angkatan udara untuk menyerang kelompok oposisi yang berjuang melawan rezim Bashar al-Assad di Suriah barat, masih memiliki pijakan di Hasakah dan Qamishli, keduanya terletak di di gubernuran Hasakah.
Pertempuran terbaru tersebut menandai kekerasan yang paling signifikan antara YPG dan pasukan rezim Suriah sejak beberapa hari pertempuran di Qamishli pada bulan April.
YPG mendominasi Angkatan Demokratik Suriah (SDF), aliansi Kurdi- Arab yang didukung AS melawan IS di Suriah.
Pekan lalu SDF, yang didukung oleh serangan udara dari koalisi anti-IS pimpinan AS, mengatakan telah mengalahkan pasukan IS di kota Manbij dekat perbatasan Turki setelah operasi dua bulan.
Kelompok Kurdi telah mengeksploitasi runtuhnya kontrol negara untuk membangun otonomi di banyak wilayah di utara.
Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

