AQAP Rilis Video “Battle of al Jamaliyah”, Pertempuran di Selatan Kota Taiz, Yaman
YAMAN (Jurnalislam.com) – Al Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP), cabang resmi al Qaeda di Yaman, telah merilis rekaman berkualitas tinggi memperlihatkan mujahidin AQAP di kota strategis selatan Taiz. Dalam beberapa adegan, para mujahidin terlibat dalam pertempuran jalanan melawan para pemberontak Syiah Houthi yang didukung Iran, lansir The Long War Journal, Rabu (11/11/2015).
Video, berjudul "Battle of al Jamaliyah," dimulai dengan jihadis mewawancarai warga Taiz tentang kekejaman Syiah Houthi pada mereka. Bangunan hancur, warga sipil tewas dan terluka, terlihat setelah serangan Houthi di salah satu distrik kota.
Video kemudian menunjukkan warga sipil membahas serangan ini dan para mujahidin AQAP bersiap untuk melawan pasukan Syiah Houthi. Pertempuran dimulai ketika seorang pejuang AQAP menembakkan roket granat (RPG) di gedung yang dikuasai Houthi.
Lalu dilanjutkan dengan tembakan senjata lainnya dari berbagai varian seperti senapan serbu Kalashnikov, senapan mesin PK, dan senapan mesin berat DShK. Kebanyakan pertempuran yang terjadi adalah pertempuran dari rumah ke rumah, baik di siang maupun malam hari.


Taiz, ibukota Yaman, saat ini diperebutkan antara Syiah Houthi dan sekutu mereka yang pro kepada Ali Abdullah Saleh, melawan pasukan pro-Abd Rabbuh Mansur Hadi. AQAP juga berusaha menguasai kota strategis di selatan. Video ini dirilis hanya beberapa minggu setelah pasukan pemerintah, yang didukung oleh koalisi pimpinan Arab, melaporkan keberhasilan di Taiz.
Pasukan yang setia kepada Hadi melaporkan bahwa mereka mendapat kemenangan di pegunungan di luar kota. Selain itu, UEA telah mengatakan bahwa mereka mengirimkan lebih banyak pasukan ke daerah itu untuk membantu membebaskan kota Taiz yang terkepung.
AQAP mampu memanfaatkan situasi pertempuran dan membuat beberapa keuntungan di negara Yaman. AQAP merebut kota pesisir di provinsi Hadramout Mukallah pada bulan April dan membebaskan lebih dari 300 tahanan setelah menguasai penjara kota. Saat Houthi menduduki Sanaa, AQAP mampu merebut sebuah pangkalan militer di provinsi Shabwa. AQAP juga merebut beberapa kabupaten di dalam kota pelabuhan strategis Aden. Selain itu, cabang al Qaeda di Yaman berhasil menguasai wilayah di Abyan, Al Bayda, Lahj, dan provinsi Marib.
AQAP mencoba menjauhkan diri dari sasaran sipil, mengatakan bahwa mereka "berkomitmen mentaati pedoman" yang dikeluarkan oleh amir al Qaeda Ayman al Zawahiri, yang melarang "menargetkan masjid, pasar, dan tempat umum karena keprihatinan mereka atas kehidupan umat Islam yang lainnya, dan untuk memprioritaskan sasaran yang lebih penting”.
Strategi AQAP hanya melakukan serangan terhadap sasaran-sasaran militer dan pemerintah, AQAP berhasil membangun dukungan di antara beberapa suku Yaman, yang mereka perlukan untuk memperpanjang perjuangannya di Yaman.
Deddy | The Long War Journal | Jurniscom


