Internasional

Arab Saudi Balas Syiah Houthi dengan Serangan Udara Setelah Kotanya Dibombardir

YAMAN (Jurnalislam.com) – Pesawat tempur melakukan lebih dari 30 serangan di provinsi barat laut Yaman, Saada dan Hajja, dekat dengan perbatasan Arab Saudi, para pejabat lokal dan warga mengatakan.

Serangan udara terjadi setelah pemberontak Yaman menembakkan roket dan mortir ke Arab Saudi pada hari Selasa, yang dilaporkan menewaskan sedikitnya tiga orang di kota perbatasan Najran.

Sumber Houthi mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa 43 Houthi tewas dan sedikitnya 100 terluka akibat serangan udara, yang berlangsung hingga subuh hari Rabu. Angka tersebut tidak bisa diverifikasi secara independen.

Sumber-sumber lokal juga mengatakan ada penembakan artileri berat datang dari perbatasan Saudi.

Pemerintah Saudi mengatakan bahwa para pemberontak Syiah Houthi melakukan serangan pada hari Selasa di kota Najran, memaksa pihak berwenang untuk menangguhkan semua penerbangan di bandara setempat, dan menutup semua sekolah.

Kantor berita AFP melaporkan bahwa tiga orang tewas dalam bom mortir lintas batas dan serangan roket, mengutip kementerian dalam negeri Riyadh.

Laporan tidak menentukan apakah mereka yang tewas adalah warga sipil atau tentara.

Dalam sebuah pernyataan, Brigadir Jenderal Ahmed Asiri mengatakan bahwa pasukan koalisi Arab akan menanggapi serangan Houthi.

"Apa yang terjadi hari ini adalah bagian dari kekacauan yang dilakukan milisi Houthi," katanya, menambahkan bahwa "semua pilihan terbuka" bagi kerajaan untuk memastikan keamanan negaranya.

Daerah perbatasan telah menjadi flashpoint bentrokan Arab-Houthi di tengah serangan udara koalisi yang dipimpin Saudi yang menargetkan pemberontak di Yaman.

"Ini adalah perkembangan utama dalam perang," kata reporter Al Jazeera Mohamed Vall, yang melaporkan dari ibukota Saudi, Riyadh.

"Sebelumnya kita melihat serangan terhadap tentara di dekat perbatasan, tetapi baru kali ini serangan dilakukan dari kota Najran."

Dia mengatakan serangan terbaru mempersulit pekerjaan militer Saudi, yang kini menghadapi tantangan mengamankan perbatasan sambil melakukan serangan udara di Yaman.

Kamis lalu, bentrokan di perbatasan menyebabkan tiga tentara Saudi dan puluhan pemberontak Houthi tewas.

 

Deddy | Aljazeera | Jurniscom

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button