AS: Milisi PYD Berjanji akan Tinggalkan Manbij Setelah Kalahkan IS


WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Departemen Luar Negeri AS mengatakan Senin bahwa kepemimpinan Kurdi dari Pasukan Demokratik Suriah (Syrian Democratic Forces-SDF) berjanji kepada AS bahwa akan meninggalkan Manbij, setelah membebaskan dari Islamic State (IS), lansir Anadolu Agency Selasa (16/08/2016).
“Kami memegang komitmen dari pimpinan Kurdi bahwa orang Arab-kurdi setempat akan membebaskan tanah mereka sendiri dan akan membangun kembali daerah serta mengembalikan kontrol lokal ketika pasukan IS diusir,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Elizabeth Trudeau saat press briefing.
Menurut Trudeau, warga Arab-kurdi yang berjuang untuk Manbij adalah penduduk setempat yang berjuang untuk mengambil kembali rumah mereka dan menggambarkan milisi Partai Uni Demokrat Kurdi (PYD) sebagai “komponen penting dari SDF.”
PYD adalah afiliasi milisi Komunis PKK – yang dianggap sebagai organisasi teroris oleh Turki, dan dunia Internasional. PYD adalah bagian dari SDF yang juga terdiri dari Arab-kurdi, Armenia, Assyria, Sirkasia dan Turkmen, yang telah bertempur sejak Mei untuk merebut kembali Manbij dari IS.
Sejak operasi dimulai di Manbij, AS telah berjanji kepada Turki bahwa PYD akan meninggalkan daerah itu setelah pembebasan kota. Manbij terletak di sebelah barat sungai Efrat. Turki menginginkan PYD untuk kembali ke timur Efrat setelah pembebasan Manbij karena kota tersebut adalah garis utama komunikasi IS antara perbatasan Turki dan Raqqa, ibukota militan yang mereka nyatakan sendiri.
Menurut Trudeau, pembebasan Manbij ini membantu operasi koalisi pimpinan AS di Suriah yang sedang berlangsung “untuk mengurangi ancaman IS ke Turki.”
Turdeau menambahkan bahwa operasi ini menurun oleh dukungan koalisi atas pasukan oposisi Suriah yang memerangi IS dekat garis Mara dan di sepanjang perbatasan Turki. Yang dia maksud adalah SDF, termasuk PYD.
Garis Maraa mengacu ke suatu daerah yang diberi nama oleh koalisi yang terletak di antara Maraa dan Deir Rafat di Suriah. Wilayah ini terletak di dekat garis depan pertempuran melawan militan IS yang berusaha untuk mengendalikan dua kota sebelum menguasai Azaz, yang akan memberikan kontrol pedesaan utara Aleppo bagi kelompok.
Menurut Trudeau, pembebasan Manbij akan memotong rute utama yang digunakan IS untuk memindahkan pasukan, keuangan, senjata dan perlengkapan masuk dan keluar dari wilayah yang tersisa di bawah kendali IS di Irak dan Suriah.
Dia menambahkan bahwa mengusir IS dari Manbij juga akan membebaskan 35.000 hingga 40.000 warga dari kontrol IS.
Sebelumnya Senin, Pentagon mengatakan AS telah berkomitmen untuk melakukan operasi di Manbij yang konsisten dengan komitmen yang dibuat antara AS dan Turki.
Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam


