Belasan Pasukan Elit Iran Tewas dalam Penyergapan Mujahidin Suriah di Khan Touman
SURIAH (Jurnalislam.com) – Sejumlah pasukan elit Republik Syiah Iran tewas di dekat Aleppo, Garda Revolusi mengatakan, Sabtu (07/05/2016). Ini tampaknya menjadi salah satu kekalahan terbesar Iran di Suriah yang telah mengerahkan pasukannya untuk mendukung rezim Nushairiyah Bashar al-Assad, Al Arabiya News Channel melaporkan, Sabtu.
Koalisi mujahidin Suriah Jaysh al Fath pada hari Jumat (07/05/2016) merebut desa strategis Khan Touman, sekitar 15 km (9 mil) di barat daya Aleppo. Puluhan pasukan rezim dilaporkan telah tewas dalam pertempuran. (baca juga: Koalisi Jaysh al Fath Luncurkan Serangan Baru di Provinsi Aleppo)
Kantor berita Iran Fars, pada hari Sabtu mengutip seorang pejabat Pengawal Revolusi mengatakan bahwa sedikitnya 13 perwira militer Iran telah tewas dan 21 lainnya terluka dalam pertempuran itu.
Serangan terhadap Khan Touman diluncurkan oleh koalisi Jaysh al Fath, yang dipimpin Jabhah Nusrah cabang resmi Al Qaeda di Suriah, yang telah menolak upaya diplomatik buatan Moskow dan Washington dalam upaya pembicaraan damai. (baca juga: Syeikh Al Jaulani: Gencatan Senjata adalah Langkah Awal Penyerahan Diri pada Musuh)
Awal pekan ini, Amerika Serikat dan Rusia menengahi gencatan senjata di kota Aleppo. Tetapi pertempuran di pedesaan di sebelah selatan kota, salah satu wilayah utama di mana pasukan rezim yang didukung pasukan Iran telah dikerahkan, dan meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sebuah kelompok pemantau konflik yang berbasis di Inggris, mengatakan bahwa pesawat jet rezim Suriah dan Rusia telah mengintensifkan pemboman mereka ke arah warga sipil di barat Aleppo yang berada di bawah kendali mujahidin Suriah.
Jaish al-Fatah dan afiliasinya telah menerbitkan video dan foto di media sosial yang tampak sebagai tubuh milisi Iran atau Syiah yang tewas di Khan Touman.
Beberapa video menunjukkan dompet mereka, dokumentasi pribadi dan mata uang Iran.
Ada indikasi bahwa beberapa korban mungkin milisi Syiah Afghanistan yang dilatih di Iran dan dikerahkan bersama tentara Iran di Suriah.
Garda Revolusi dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu mendesak warganya untuk tidak terpengaruh oleh "perang psikologis faksi mujahidin di media sosial."
Seorang penasehat top Syiah untuk Pemimpin Tertinggi Iran pada hari Sabtu menegaskan dukungan Teheran kepada rezim Nushairiyah dalam pertemuan dengan Bashar al-Assad di Damaskus.
"Iran akan menggunakan segala cara untuk melawan jihadis yang melakukan pertempuran di wilayah tersebut," Ali Akbar Velayati, penasehat top Ayatollah Khamenei pada urusan internasional, seperti dikutip oleh kantor berita Fars.
Perang global di Suriah telah menewaskan lebih dari 360.000 menurut perhitungan Anadolu Agency, dan puluhan ribu lainnya belum ditemukan, ada yang mengatakan jumlah korban tewas kemungkinan lebih dari 400.000.
Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

