Bom Al Shabaab Hantam Kendaraan Militer Somalia, 6 Pasukan Tewas

SOMALIA (Jurnalislam.com) – Sebuah kendaraan militer dihantam sebuah bom pinggir jalan di wilayah semi-otonom Puntland, Somalia, pada hari Ahad (23/4/2017), menewaskan sedikitnya enam tentara dan melukai delapan lainnya.
Cabang faksi jihad al-Qaeda di Somalia, al-Shabab, mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, yang terjadi di pinggiran kota pelabuhan Bosasso di kawasan itu, lansir Aljazeera.
Al-Shabab berjuang untuk menggulingkan pemerintah negara Afrika yang dibentuk Barat dan ingin memerintah negara tersebut sesuai dengan hukum syariah Islam.
Al-Shabab juga ingin mengusir pasukan Uni Afrika Somalia AMISOM yang membantu mempertahankan pemerintah pusat negara tersebut.
Mohamed Ibrahim, seorang mayor di Puntland, mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa kendaraan tersebut, sebuah truk pickup, berasal dari perbukitan Galgala, sekitar 40km barat daya Bosasso.
“Pasukan militer kami menghantam sebuah bom pinggir jalan hari ini, enam tentara tewas, delapan lainnya luka-luka,” kata Ibrahim, menambahkan dua orang yang terluka dalam kondisi serius.
Sheikh Abdiasis Abu Musab, jurubicara operasi militer al-Shabab, mengatakan bahwa kelompok mereka melakukan pemboman tersebut. “Kami berada di balik serangan tersebut,” katanya.
Al-Shabab pernah menguasai sebagian besar Somalia tapi pada tahun 2011 lalu mereka mundur dari ibukota Mogadishu dan sejak itu kehilangan benteng besar di sejumlah daerah.
Namun kekuatannya tetap merupakan ancaman yang hebat dan terus melakukan pemboman terhadap sasaran militer dan pejabat pemerintah di Mogadishu dan tempat lain.
Secara resmi disebut Puntland State of Somalia, wilayah di Somalia timur laut ini menyatakan otonomi pada tahun 1998, namun tidak menginginkan kemerdekaan



