Bulan Sabit Merah: 74 Mayat Pengungsi Terdampar di Pantai Libya

TRIPOLI (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 74 mayat migran tidak berdokumen telah terdampar di pantai Libya, kata seorang pejabat Bulan Sabit Merah Libya (Libyan Red Crescent–LRC) Selasa (21/02/2017), lansir Anadolu Agency.
Muhannad Karima, seorang pejabat LRC berbasis di kota pesisir Zawiya, mengatakan tim LRC telah dikirim ke tempat kejadian setelah mayat-mayat tersebut ditemukan di pantai wilayah Al-Harsha Zawiya.
“Mayat-mayat itu orang-orang Afrika, termasuk tiga wanita,” kata Karima.
“Mereka belum dikubur, mereka masih tetap di pantai di kantong mayat,” tambahnya.
“Beberapa mayat masih tetap di laut karena kita tidak memiliki peralatan untuk menarik mereka,” keluhnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, pantai Libya telah mendi tempat transit bagi para migran tidak berdokumen, terutama dari sub-Sahara Afrika, yang berharap untuk menyeberangi Laut Mediterania ke Eropa.

