Internasional

Demi Lindungi Warga Sipil, Mujahidin Aleppo Sepakati Gencatan Senjata yang Dimediasi Turki

ALEPPO (Jurnalislam.com) – Untuk melindungi warga sipil faksi revolusioner Perlawanan Suriah menyepakati gencatan senjata dengan pihak Rusia di Aleppo timur, yang digempur operasi militer intensif dan brutal oleh milisi rezim Assad yang didukung Rusia sejak beberapa bulan lalu dan mencapai puncaknya selama dua pekan terakhir, Eldorar Alshamia melaporkan, Selasa (13/12/2016).

Sumber mengungkapkan untuk Eldorar bahwa gencatan senjata akan berlangsung selama dua hari; dan dimediasi oleh Turki untuk mengevakuasi warga sipil yang jumlahnya lebih dari 70 ribu orang yang terperangkap di Aleppo.

Sumber melaporkan bahwa tujuan mereka adalah pedesaan barat Aleppo, Turki nanti akan memfasilitasi perjalanan mereka ke pedesaan utara di daerah yang dikendalikan Tentara Pembebasan Suriah (the Free Syrian Army-FSA).

Milisi perlindungan Kurdi (YPG) menolak membantu di wilayah yang mereka kendalikan, pejuang Aleppo diijinkan membawa senjata ringan, sementara warga sipil tidak akan digeledah.

Duta Besar Rusia untuk PBB, Vitaly Churkin, mengatakan bahwa negaranya mencapai gencatan senjata di Aleppo, dan diharapkan memulai proses evakuasi beberapa jam dari sekarang, sementara sumber-sumber militer rezim Assad membantah mengetahui perjanjian tersebut.

Milisi Syiah internasional yang didukung Iran dan pasukan udara Rusia dan Assad memiliki kontrol beberapa pekan terakhir atas lebih dari 20 lokasi di timur Aleppo setelah melancarkan serangan udara brutal dan intensif yang mengakibatkan ribuan warga sipil terperangkap, tewas dan terluka.

Related Articles

Back to top button