Diyakini Basis Perlawanan, PM Zionis Perintahkan Tingkatkan Serangan ke Hebron
PALESTINA (Jurnalislam.com) – PM Penjajah Zionis Benjamin Netanyahu menginstruksikan pasukan penjajah Zionis untuk meningkatkan serangan dan aksi-aksi militernya di Hebron, wilayah selatan Tepi Barat, dengan dalih bahwa Hebron masih menjadi basis bagi sebagian besar aksi-aksi perlawanan.
Seperti yang dilansir Infopalestina, Senin (23/11/2015), Netanyahu menyampaikan hal tersebut saat memimpin sidang pemerintah Zionis pada hari Ahad (22/11/2015). Dia mengatakan, “Akhir pekan ini saya telah melakukan perundingan dengan menteri pertahanan (perang), menteri keamanan dalam negeri dan kepala staf angkatan bersenjata, dan saya telah menginstruksikan kepada dinas-dinas kepolisian untuk memfokuskan upayanya di kawasan Hebron.”
Dia memberikan alasan untuk melakukan eskalasi di Hebron ini dengan mengatakan bahwa dari Hebron keluar sebagian besar aksi-aksi. Dia menegaskan bahwa pasukannya sedang melakukan penangkapan dan pengetatan keamanan di sana serta mengirim pasukan tambahan.
Dia menambahkan, “Kami telah melakukan hal itu di al-Quds juga di mana sebagian besar aksi sebelumnya berasal dari sana.”
Dalam dua hari terakhir pasukan penjajah Zionis melakukan operasi penyerbuan terhadap puluhan rumah di Hebron. Mereka menangkap tidak kurang 20 warga Palestina.
Disebutkan bahwa studi penelitian menunjukkan bahwa di kota Hebron menjadi pusat sejumlah aksi perlawanan dan jumlah syuhada paling besar sejak meletus intifadhah al-Quds dari awal Oktober lalu.
Pusat Studi urusan Israel dan Palestina “Al-Quds Center”, dalam studi penelitian terhadap peta aksi-aksi perlawanan yang meliputi berbagai aksi konfrontasi dan perlawanan selama intifadhah al-Quds, menegaskan bahwa propinsi Hebron menjadi yang terdepan dari propinsi-propinsi lainnya dalam meledakkan intifadhah yang disusul propinsi al-Quds.
Menurut studi ini, di Hebron terjadi 29 aksi penikaman dan penembakan, sementara itu jumlah syuhada yang gugur mencapai 32 syuhada dari total 94 syuhada yang gugur sejak meletus intifadhah al-Quds.
Para pengamat menilai ini sebagai peran utama Hebron dalam melawan serangan besar pasukan penjajah Zionis dan geng-geng pemukim Yahudi, hal yang melahirkan reaksi dari para pemuda Palestina di Hebron.
Deddy | Infopalestina | Jurnalislam




