LOMBOK UTARA (Jurnalislam.com) – Forum Medis dan Aksi Kemanusiaan (Me-DAN) Indonesia telah menyelesaikan pembangunan shelter (hunian sementara) tahap pertama di Dusun Karangjurang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara pada Kamis (23/8/2018). Warga terdampak gempa mulai menempati shelter yang terbuat dari anyaman bambu tersebut.
Penanggungjawab posko, Arif Susetyo menjelaskan, Shelter tahap pertama ini berjumlah 63 unit, satu unit untuk satu keluarga. Satu unit berukuran 3 x 4 meter.
“Setiap shelter nantinya akan berbeda unitnya, disesuaikan dengan jumlah KK di dusun tersebut, untuk tahap pertama ini kita bangun 63 unit,” katanya kepada Jurnalislam.com, Kamis (23/8/2018)

Setiap shelter nantinya akan dilengkapi dengan masjid darurat, pos pelayanan kesehatan, sekolah darurat, dapur umum dan sebagainya. “Kita akan bangun fasilitas untuk warga nantinya di setiap shelter, diantaranya masjid darurat, sekolah darurat, pelayanan kesehatan dan sebagainya,” jelas Arif.
Ketua RT Dusun Karangjurang, Bukhari, mengaku sangat bahagia dusunnya mendapatkan perhatian dari relawan. “Saya merasa malu tidak bisa membalas apa-apa, hanya bisa mendoakan saja (untuk Me-DAN),” tuturnya.
Untuk sanitasi, Forum Me-DAN juga telah menyediakan WC portable untuk warga di Dusun ini. Warga juga tidak terlalu kesulitan karena WC umum di dusun ini masih bisa digunakan.
Forum Me-DAN akan melanjutkan pembangunan Shelter tahap 2 di daerah prioritas lain yang dipilih berdasarkan tingkat kebutuhannya.
Reporter: Dadang Musthofa




One Comment