Gagal Capai Kesepakatan di Wina, Rusia Undang Rezim Suriah dan Oposisi ke Moskow
WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Undangan untuk delegasi rezim pemerintah dan oposisi Suriah untuk melakukan pembicaraan di Moskow adalah "prematur" jika dilakukan sebelum konsensus internasional dari pertemuan di Wina berhasil dibentuk, kata seorang pejabat AS, Selasa (04/11/2015), Anadolu Agency melaporkan.
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Bogdanov mengatakan kepada media Rusia pada hari Selasa bahwa Rusia akan membuat undangan untuk rapat konsultasi.
"Kami berpikir bahwa masih terlalu dini untuk melaksanakan pertemuan itu," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Elizabeth Tradeau. "Kami berpikir bahwa masih ada tempat dan waktu bagi oposisi Suriah untuk berkumpul dan mengadakan pembicaraan."
Untuk menunjukkan bahwa kelompok-kelompok oposisi juga akan disertakan di beberapa titik, ia menambahkan: "Kami tidak percaya kami siap untuk melakukan diskusi sampai masyarakat internasional berhasil mencapai konsensus yang lebih besar tentang jalan ke depan."
Dia mengatakan pembicaraan di Wina "lebih menjanjikan" dari pembicaraan sebelumnya di Suriah.
Diplomat Amerika, Turki, Rusia, dan Arab bertemu pekan lalu untuk kedua kalinya di ibukota Austria di mana beberapa negara Eropa dan Arab lainnya serta Iran ikut berpartisipasi.
Pembicaraan Wina dipelopori oleh Rusia dengan harapan mengakhiri perang saudara di Suriah yang telah menyebabkan kematian lebih dari 250.000 korban dan lebih dari setengah populasi menjadi pengungsi.
Pembicaraan sebelumnya di Jenewa gagal memecahkan perang global di Suriah.
Deddy | Anadolu Agency | Jurniscom


