Indonesia Targetkan Cetak 1500 Auditor Halal

SURABAYA (Jurnalislam.com)- Produk dan wisata halal dalam beberapa tahun ke depan diprediksi menjadi pamor di Indonesia.
Pembentukan auditor halal pun terus dilakukan untuk menjadikan Indonesia sebagai kiblat halal dunia.
Tahun ini Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menjadi tuan rumah Kongres Perhimpunan Auditor Halal Indonesia (PAHI) yang pertama. Mereka menargetkan tahun ini bisa mencetak 1.500 auditor halal.
Wakil Rektor I Unair Prof. Djoko Santoso menuturkan, target PAHI tahun ini memang harus bisa mencapai 1.500 auditor.
Target itu menambah kelengkapan dalam menjalin sinkronisasi antara Unair dengan kampus lain. Termasuk mempercepat terbentuknya auditor halal di Indonesia.
“Jangan sampai tertinggal dari negara lain, makanya jumlah auditor halal kita tambah,” ujar Djoko ketika saat Kongres PAHI di Aula Kahuripan Unair, Minggu (31/3/2019).
Ia melanjutkan, kongres ini diharapkan mampu memberikan kontribusi baik untuk negara maupun kemaslahatan umat Islam.
Para peserta yang datang dalam kongres merupakan bagian dari muslimin dan muslimat. Makanya kajian dari muslimin dan muslimat nantinya yang akan diperhitungkan untuk bisa menumbuhkan khasanah halal.
“Tujuan utama kita juga ingin memperlancar pelaksanaan jaminan produk halal di Indonesia,” ungkapnya.
Kondisi saat ini, katanya, memang dibutuhkan makanan yang bersertifikasi halal. Pasalnya, rata-rata sertifikasi halal itu dibutuhkan oleh masyarakat muslim yang bermukim di di berbagai belahann negara.
Ketua Halal Center Unair Prof. Widayat menjelaskan, nantinya akan ada pelatihan auditor halal yang dilaksanakan dengan sejumlah jaminan produk halal.
Pembentukan Perhimpunan Auditor Halal Indonesia juga mendukung implementasinya UU No. 33 tahun 2014 tentang jaminan produk halal dengan baik.
sumber: sindonews.com




