Israel, Akar Terorisme di Dunia
PALESTINA (Jurnalislam.com) – Negara Israel selalu menjadi unit satuan yang asal muasal eksistensinya "ilegal” muncul setelah Perang Dunia I. Saat itu dunia dan bangsa-bangsa mengarah untuk “menghapus kolonialisme” dan mewujudkan kebebasan dari sandera hegemoni. PBB pun menjadi lembaga dunia yang mengawal demi menjaga perdamaian dan keamanan di dunia.
Namun Israel justru didirikan berdasarkan resolusi PBB nomer 181 tahun 1987 saat negara-negara besar menguasai kendali PBB yang kemudian memberikan “stempel legalitas dunia” atas kelahiran Israel di kawasan yang asing baginya. Ya, meski berusaha selama bertahun-tahun menyesuaikan diri, Israel tetap tidak bisa menyesuaikan dengan sejarah dan geografi Timur Tengah.
Kelahiran Israel dengan cara seperti ini, merupakan ungkapan dari gagasan baru bagi kolonialisme di era teknologi. Sebab entitas zionis yahudi Israel menjadi proyek ekspansif dan penghalang kemajuan dan modernitas di sana, terutama bagi bangsa Palestina.
Sejarawan baru Israel (anti kemapanan) menilai kelahiran Israel sebagai kelahiran yang salah yang belum berakhir hingga hari ini. Bahkan entitas penjajah yahudi Israel makin hari makin tumbuh lebih dari teroris dan menebar kekerasan.
Jika dianalisa, semua bentuk terorisme yang tumbuh di kawasan penyebab utama adalah Israel dan melebar ke seluruh dunia.
Mereka semakin intens dalam melakukan kejahatan terhadap bangsa Palestina khususnya dan bangsa Arab umumnya. Sehingga Israel menjadi teroris terorganisir yang dibina dan dilindungi oleh negara-negara kolonialisme.
Palestina sebagai tempat berdirinya Israel itu tidak mengakui eksistensi negara penjajah tersebut. Sebaliknya, Israel juga tidak mengakui negara Palestina, anehnya kemudian memberikan status kepada semua organisasi Palestina sebagai organisasi teroris.
Jadi, Israel sesungguhnya adalah entitas dengan status sebagai kanker ganas yang pengaruhnya melebar dan menjalar kemana-kemana dalam bentuk terorisme di seluruh dunia.
Usaha untuk melakukan normalisasi agar Israel diterima di kawasan itu pun dilakukan, namun tak akan bisa mengubah watak asli Israel.
Israel tetap Israel dan teroris zionis adalah sebenar-benarnya teroris dunia.
Deddy | Infopalestina | Jurnalislam



