Internasional

Kelelahan Hadapi Taliban, AS Coba Tempuh Jalan Perundingan

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Pemerintah Afghanistan dan militer AS terus mencari penyelesaian jalan perundingan dengan Imarah Islam Afghanistan (Taliban Afghanistan) meskipun Taliban memberikan dukungan pada Al Qaeda dan meningkatkan peran kepemimpinan Jaringan Haqqani dalam perlawanan di Afghanistan, The Long Journal melaporkan, Jumat (18/12/2015).

Departemen Pertahanan AS menegaskan dalam laporan dua tahunan bagaimana “Meningkatkan Keamanan dan Stabilitas Afghanistan”, yang dirilis awal pekan ini bahwa, "rekonsiliasi dan penyelesaian politik dengan Taliban" adalah bagian kunci dari strategi untuk mengakhiri perang panjang di Afghanistan.

"AS dan pemerintah Afghanistan setuju bahwa cara terbaik untuk memastikan perdamaian abadi dan keamanan di Afghanistan adalah rekonsiliasi dan penyelesaian politik dengan berunding bersama Taliban," kata laporan itu dalam bagian pertama, yang bertajuk Strategi AS di Afghanistan.

Laporan itu kemudian menyatakan bahwa untuk mencapai penyelesaian politik, berarti Taliban harus mengambil langkah yang sangat mereka tolak selama 15 tahun, yaitu: mengecam Al Qaeda dan menyerahkan kepada konstitusi Afghanistan.

"Keberhasilan proses perdamaian yang dipimpin Afghanistan membutuhkan Taliban dan kelompok jihadis lainnya untuk mengakhiri perang, memutuskan hubungan dengan kelompok jihad internasional, dan menerima konstitusi Afghanistan, termasuk perlindungan untuk emansipasi wanita  dan kelompok yang kurang terwakili."

Laporan Pentagon terus mengadvokasi rekonsiliasi dengan Taliban meskipun terdapat fakta bahwa amir Al Qaeda, Syeikh Ayman al Zawahiri, bersumpah setia kepada pemimpin baru Taliban, Syeikh Mullah Akhtar Mohammad Mansour, setelah ia secara terbuka menggantikan Syeikh Mullah Omar. Syeikh Mansour menerima sumpah Dr Zawahiri hanya beberapa hari setelah diberikan.

Yang mengejutkan, laporan Pentagon tidak menyebutkan sumpah Syeikh Zawahiri dan penerimaan Syeikh Mansour dalam laporan 90-halaman mereka.

Pentagon juga terus menekan untuk negosiasi meskipun terdapat fakta bahwa Sirajuddin Haqqani, komandan operasional Jaringan Haqqani – subkelompok Taliban kuat yang terkait erat dengan al Qaeda dan didukung oleh pembentukan militer dan intelijen Pakistan – ditunjuk sebagai salah satu dari dua deputi Syeikh Mansour. Siraj secara efektif bertindak sebagai komandan militer Taliban.

"Pengangkatan pemimpin Jaringan Haqqani, Siraj Haqqani, sebagai wakil amir Taliban Syeikh Mullah Mansour merupakan sinyal bahwa Jaringan Haqqani akan tetap menjadi komponen penting dan mematikan dari keseluruhan perjuangan yang dipimpin Taliban," kata laporan itu.

"Dari semua kelompok yang terlibat dalam perjuangan yang dipimpin Imarah Islam Afghanistan, Jaringan Haqqani tetap merupakan ancaman terbesar bagi AS, koalisi, dan pasukan Afghanistan dan terus menjadi bagian paling penting al Qaeda," laporan itu melanjutkan. "Pengangkatan pemimpin Jaringan Haqqani, Siraj Haqqani, sebagai wakil pemimpin Taliban Syeikh Mullah Mansour telah memperkuat peran Jaringan Haqqani dalam perjuangan yang dipimpin Taliban. Jaringan Haqqani dan kelompok afiliasinya berbagi tujuan menggempur pasukan AS dan koalisi, menggulingkan pemerintah Afghanistan, dan kembali membangun Imarah Islam Afghanistan." 

Hubungan kerja yang kuat antara Siraj dengan al Qaeda telah dikonfirmasi oleh beberapa sumber. File yang ditemukan di kompleks Abbottabad, rumah Syeikh Usama bin Laden mengungkapkan kedalaman kerja sama mereka.

Sejak menerima sumpah loyalitas Syeikh Zawahiri dan menunjuk Siraj sebagai wakil utama, Taliban belum mundur dari salah satu pihak. Pada awal September Taliban merilis sebuah video yang menyorot pentingnya Siraj bagi mereka serta menerima janji  Syeikh Zawahiri Mansour. Pada awal September, Taliban juga menyediakan ruang yang signifikan kepada para pemimpin al Qaeda dan ulama pro-al Qaeda untuk menyatakan penghormatan mereka kepada mantan amir di Al Sumud.

 

Deddy | TLWJ | Jurnalislam

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button