Internasional

Koalisi Arab Sangkal Telah Membom Situs Bersejarah Yaman

YAMAN (Jurnalislam.com) – Koalisi yang dipimpin Saudi membantah klaim bahwa mereka melakukan serangan pada situs tua bersejarah di ibukota Sanaa.

"Yang pasti kami tidak melakukan operasi apapun di dalam kota," Brigjen Saudi, Ahmed al-Assiri, juru bicara koalisi, mengatakan kepada AFP, Jumat (12/05/2015).

Assiri mengeluarkan komentar tersebut setelah ada tuduhan bahwa pasukan koalisi telah melakukan serangan bom yang menewaskan lima orang dan menghancurkan tiga rumah yang terdaftar di situs warisan UNESCO.

Warga mengatakan serangan fajar tersebut adalah serangan langsung pertama di kota tua Sanaa sejak peluncuran kampanye pengeboman terhadap pemberontak Houthi pada akhir Maret.

Wilayah Qassimi diklaim terkena serangan rudal. Dalam Kabupaten ini terdapat ribuan rumah yang dibangun sebelum abad ke-11, seorang wartawan AFP melaporkan.

Rudal diduga tidak meledak tapi dilaporkan menghancurkan tiga bangunan.

Target serangan itu tidak jelas dengan adanya pernyataan warga yang bertentangan. Pemberontak Houthi diduga menempati salah satu rumah yang terkena serangan.

Kota tua itu telah mengalami kerusakan akibat serangan udara terhadap sasaran di dekatnya, termasuk kementerian pertahanan, memicu protes UNESCO pada bulan Mei.

Kota tua Sanaa, yang terletak di sebuah lembah pegunungan, telah dihuni selama lebih dari 2.500 tahun dan merupakan pusat utama penyebaran Islam, memiliki lebih dari 100 masjid, 14 pemandian umum dan lebih dari 6.000 rumah yang dibangun sebelum abad ke-11.

Kota tersebut tertulis dalam UNESCO World Heritage List pada tahun 1986.

Rumah-rumah bertingkat yang berdiri di atas lantai tanah batu di sana dibangun dari tanah yang dipadatkan dan batu bata yang dibakar. Setiap bangunan dihiasi dengan pola geometris batu bata yang dibakar dan gypsum putih, terinspirasi oleh seni Islam tradisional.

Deddy | AFP | Jurniscom

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button