Internasional

Lebih dari 100 Milisi Komunis PKK Tewas dalam Operasi Militer Turki

TURKI (Jurnalislam.com)  – Jumlah milisi Kurdi yang tewas dalam serangan militer besar-besaran di tenggara Turki yang berkecamuk meningkat menjadi 102, sumber keamanan mengatakan pada hari Ahad saat operasi memasuki hari kelima, lansir Aljazeera, AHad (20/12/2015).

Sedikitnya dua tentara Turki dan lima warga sipil juga tewas dalam bentrokan, kata sumber itu kepada kantor berita AFP.

Jumlah korban sebelumnya yang dirilis pada hari Sabtu menyebutkan 70 tewas, dengan tentara mengatakan seluruhnya adalah anggota Partai Buruh Kurdistan (PKK).

Sekitar 10.000 tentara yang didukung oleh tank telah dikerahkan ke tenggara untuk menggempur milisi komunis PKK dari daerah perkotaan, menurut media lokal.

Operasi – yang menargetkan kota Cizre dan Silopi di provinsi Sirnak, serta lingkungan di Diyarbakir, kota terbesar di wilayah ini – dimulai Rabu (16/12/2015), menurut militer.

Mengomentari operasi yang sedang berlangsung, Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu mengatakan pada hari Sabtu (19/12/2015) militer Turki akan mengusir semua anggota milisi PKK di wilayah mereka.

Pemerintah Turki telah memberlakukan jam malam 24 jam di kota-kota bagian tenggara.

Polisi Turki hari Ahad menembakkan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan ratusan demonstran di jalan Istanbul yang menyerukan diakhirinya jam malam di tenggara.

Demonstran dan wisatawan menggunakan lemon dan minuman ringan untuk menetralisir efek gas air mata saat mereka berhamburan meninggalkan Istiklal Street, jalan komersial yang ramai. Polisi anti huru hara mengejar pengunjuk rasa hingga ke jalan-jalan kecil dan melakukan penangkapan saat helikopter terbang di atas kepala.

Saksi mata mengatakan remaja yang melemparkan batu bentrok dengan polisi di kawasan yang berdekatan dari Tarlabasi, pusat untuk imigran Kurdi dari Turki tenggara.

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button