Menag : Wakaf Penopang Kemajuan Negara dan Perekonomian Rakyat

JAKARTA (Jurnalislam.com)—Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengapresiasi terselenggaranya Rakornas Badan Wakaf Indonesia (BWI) tahun 2017 yang bertajuk, “Peningkatan Kapasitas Perwakilan BWI dalam Pengamanan Aset Wakaf, Pengelolaan serta Pengembangan Wakaf Produktif dan Wakaf Uang” di Hotel Aryaduta Jakarta, Selasa – Kamis (5-7/9/2017).
Melalui Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin, Menag menegaskan bahwa wakaf merupakan aspek penting dalam menopang kemajuan negara dan ekonomi kerakyatan.
“Sebagaimana dapat dibaca dari berbagai literatur dan hasil penelitian, pengelolaan wakaf kontemporer di beberapa negara muslim sekarang ini mengalami perkembangan yang cukup pesat. Wakaf merupakan salah satu penopang aktivitas dakwah Islam, menjadi penopang kemajuan negara dan perekonomian rakyat,” kata Lukman Hakim Saifuddin dalam pembukaan Rakornas BWI.
Di negara Singapura misalnya, kata Menag, yang bukan negara Islam dan penduduknya bukan mayoritas muslim, namun wakaf yang dikelola Majlis Ulama Islam Singapura (MUIS) memiliki, aset produktif berupa 114 ruko, 30 perumahan dan 12 gedung apartemen dan perkantoran.
“Di Saudi Arabia, wakaf memiliki bentuk bermacam-macam, seperti hotel, tanah, bangunan rumah untuk penduduk, toko, kebun, di samping bangunan masjid yang besar dan megah,” tambahnya. (rls/nurkaib)


