Internasional

NATO: Pasukan Rusia Masih Bercokol di Suriah Dalam Jumlah Besar

TURKI (Jurnalislam.com) – Kepala The North Atlantic Treaty Organization (NATO), Jens Stoltenberg mengatakan, Rusia masih mempertahankan kehadiran militernya yang cukup besar di Suriah untuk memperkuat rezim Bashar al-Assad.

"Meskipun penarikan sebagian diumumkan kita melihat bahwa Rusia masih mempertahankan kehadiran militer yang cukup besar dalam mendukung rezim Assad di Suriah," katanya pada konferensi pers di Turki sebagaimana dilansir World Bulletin, Kamis (21/04/2016).

Sebulan lalu Presiden Rusia, Vladimir Putin mengejutkan Barat dengan memerintahkan "sebagian besar" pasukannya untuk mundur.

Meskipun Moskow telah menandatangani upaya untuk mempromosikan penyelesaian politik di Suriah, para pejabat AS mengeluhkan karena pesawat tempur Rusia masih tampak berterbangan dalam mendukung pasukan Suriah menyerang posisi pejuang Suriah di Aleppo.

Walaupun Kremlin mengatakan bahwa mereka telah menurunkan kehadiran pasukan tempur udara di negara itu, pasukan rezim -didukung kuat oleh senjata Rusia- telah melakukan beberapa serangan di daerah yang tidak tercakup oleh gencatan senjata pada bulan Februari.

Setelah diberlakukan gencatan senjata parsial, yang dinegosiasikan oleh AS dan Rusia, secara dramatis terjadi pengurangan peperangan di wilayah Suriah yang di sepakati dengan harapan bahwa kesepakatan abadi dapat mengakhiri pertumpahan darah.

Tapi babak baru pertempuran sengit pekan lalu di sekitar Aleppo membayangi pembicaraan damai di Jenewa yang bertujuan untuk mengakhiri perang lima tahun di negara itu.

Stoltenberg mengatakan gencatan senjata Suriah "berada dibawah tekanan" tetapi "tetap menjadi rencana terbaik untuk solusi damai yang dinegosiasikan demi mengatasi krisis".

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button