OKI Serukan Viralkan Isu Tahanan Palestina di Penjara Zionis ke Seluruh Dunia

ANKARA (Jurnalislam.com) – Organisasi Kerjasama Islam-OKI (the Organization of Islamic Cooperation-OIC) pada hari Senin (17/4/2017) menyerukan untuk menginternasionalisasi isu tahanan Palestina di penjara Israel, lansir Anadolu Agency.
Ratusan tahanan Palestina memulai mogok makan massal pada Senin pagi mengenai kebijakan penahanan Israel.
Pemogokan ini “terjadi menanggapi tindakan milter Israel yang agresif dan tidak manusiawi serta merampas hak-hak dasar,” kata OKI dalam sebuah pernyataan.
Pemogokan terbuka tersebut diluncurkan untuk menandai Hari Tahanan Palestina di tengah seruan para tahanan untuk dimulainya kembali kunjungan ke penjara, perawatan medis yang lebih baik dan perlakuan yang lebih baik terhadap tahanan wanita.
Sekretaris Jenderal OIC Yusuf bin Ahmad Al-Othaimeen menggarisbawahi dukungan OIC untuk tuntutan tahanan Palestina.
Dia kemudian menyoroti pentingnya “menginternasionalkan isu tahanan Palestina di arena internasional dan mengekspos kebijakan rasis penjajah Israel terhadap mereka”.
Kepala OKI meminta masyarakat internasional untuk “memaksa Israel mematuhi hukum humaniter internasional, Konvensi Jenewa dan piagam internasional”.
Ada sekitar 6.500 tahanan Palestina di penjara zionis, menurut angka Palestina.



