BeritaHeadline NewsIndonesian NewsInternasional

Pasukan Kurdi Irak Lancarkan Serangan Baru ke Mosul

epaselect epa05483794 Peshmerga forces leave a base as they take part in an operation to liberate several villages currently under the control of the Islamic State southeast of Mosul, north Iraq, 14 August 2016. The operation aims to recapture 11 villages, according to sources thus far six were successfully retaken with the help of US-led air support. The liberation of the villages from Islamic State forces serves as a buffer zone to protect Kurdish held-cities from IS attacks and is a stepping stone to eventually recapture the city of Mosul itself. EPA/ANDREA DICENZO

IRAK (Jurnalislam.com) – Pasukan Peshmerga Kurdi meluncurkan serangan baru terhadap posisi Islamic State (IS) awal hari Ahad (14/08/2016), sebagai bagian dari operasi untuk merebut ibukota de facto IS, Mosul, kata seorang pejabat Kurdi, Al Arabiya News Channel melaporkan, Ahad.

Serangan diawali penembakan berat dan serangan udara koalisi pimpinan AS terhadap pasukan IS, seorang koresponden Reuters melaporkan dari Wardak, 30 km (19 mil) dari sebelah tenggara Mosul.

Pasukan IS melawan dengan menembakkan mortir ke pasukan yang maju dan meledakkan sedikitnya satu bom mobil. Kepulan asap hitam terlihat naik dari lokasi.

Seorang komandan Peshmerga mengklaim enam desa telah direbut dari kelompok IS pada tengah hari.

Militer Irak dan pasukan Peshmerga dari wilayah pemerintahan Kurdi secara bertahap mengambil posisi di sekitar Mosul, 400 km (250 mil) utara Baghdad.

Pemimpin IS Abu Bakr al-Baghdadi mendeklarasikan “khalifah” sepihak mencakup wilayah Irak dan Suriah dari Masjid Agung Mosul pada tahun 2014.

Mosul adalah pusat perkotaan terbesar di bawah kendali IS, dan sebelum perang memiliki populasi hampir 2 juta penduduk.

Kejatuhan Mosul akan menandai kekalahan efektif IS di Irak, menurut Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi, yang mengatakan ia bertujuan merebut kembali Mosul tahun ini.

Operasi yang dimulai pada hari Ahad adalah bagian dari persiapan untuk serangan ke kota Mosul, kata seorang pejabat Kurdi yang menolak untuk diidentifikasi.

Militer Irak berusaha untuk maju dari selatan. Pada bulan Juli mereka menguasai lapangan terbang Qayyara, 60 km (35 mil) selatan Mosul, yang akan berfungsi sebagai pos utama serangan.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button